Wajah Baru Bank Indonesia: Solikin M. Juhro Resmi Ditunjuk Jadi Deputi Gubernur Periode 2026-2031
Kabar YPU – 30 Agustus 2026 | Komisi XI DPR RI telah mencapai kesepakatan penting dalam menentukan arah kepemimpinan bank sentral Indonesia untuk masa depan. Dalam rapat musyawarah mufakat yang berlangsung di Jakarta, nama solikin m juhro resmi ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026–2031. Penunjukan ini merupakan hasil dari rangkaian uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test yang dilakukan secara intensif oleh para anggota dewan guna memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga.
Keputusan strategis ini diumumkan oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Selain Solikin, Komisi XI juga menyepakati Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia dan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior. Ketiga nama tersebut dipilih berdasarkan penilaian komprehensif terhadap rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, serta visi strategis mereka dalam mengelola mandat bank sentral di tengah dinamika ekonomi global yang kian menantang.
Rekam Jejak dan Kapasitas Solikin M. Juhro
Penunjukan solikin m juhro bukanlah tanpa alasan yang kuat. Beliau dikenal sebagai sosok yang memiliki pengalaman sangat luas di lingkungan internal Bank Indonesia. Sebelum mendapatkan amanah baru ini, Solikin menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI. Pengalamannya dalam mengelola kebijakan makroprudensial menjadi modal krusial dalam menjaga keseimbangan sistem keuangan nasional.
Selain itu, perjalanan kariernya mencakup peran penting di berbagai departemen strategis lainnya, antara lain:
- Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter
- Departemen Institut Bank Indonesia
Dengan latar belakang tersebut, Komisi XI meyakini bahwa solikin m juhro memiliki kapasitas yang mumpuni untuk mendukung kebijakan moneter, penguatan sistem pembayaran, serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di masa mendatang.
Proses Seleksi dan Uji Kelayakan
Proses seleksi pimpinan BI ini berlangsung selama dua hari penuh. Pada hari pertama, Rabu, 26 Agustus 2026, Komisi XI melakukan uji mendalam terhadap Destry Damayanti dan Aida S. Budiman. Kemudian pada hari kedua, Kamis, 27 Agustus 2026, giliran solikin m juhro dan M. Anwar Bashori yang menjalani proses serupa. Dalam sesi tersebut, para calon diminta memaparkan strategi mereka dalam menghadapi tantangan ekonomi, mulai dari pengendalian inflasi hingga sinergi kebijakan dengan pemerintah.
| Nama Calon | Posisi yang Disepakati |
|---|---|
| Destry Damayanti | Gubernur Bank Indonesia |
| Aida S. Budiman | Deputi Gubernur Senior BI |
| Solikin M. Juhro | Deputi Gubernur BI |
Hasil keputusan dari Komisi XI ini nantinya akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI yang dijadwalkan pada Selasa, 1 September 2026, untuk mendapatkan persetujuan akhir sebelum proses pengangkatan resmi dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Respon Positif Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Kabar terpilihnya jajaran pimpinan baru ini disambut hangat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketua Dewan Komisioner OJK, Frederica Widyasari Dewi, menyampaikan apresiasinya terhadap terpilihnya Destry Damayanti, Aida S. Budiman, dan juga solikin m juhro. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
Frederica juga menyoroti aspek kepemimpinan perempuan yang semakin kuat di sektor ekonomi nasional dengan terpilihnya Destry dan Aida. Ia optimis bahwa komunikasi yang telah terjalin baik selama ini antara OJK dengan para calon pimpinan BI akan semakin erat, sehingga sinergi dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional dapat berjalan lebih optimal.
Dengan formasi kepemimpinan yang baru ini, Bank Indonesia diharapkan mampu menavigasi berbagai ketidakpastian ekonomi global dan domestik. Kehadiran sosok berpengalaman seperti Solikin M. Juhro di jajaran Deputi Gubernur diharapkan dapat memberikan penguatan pada aspek kebijakan makroprudensial dan stabilitas moneter yang menjadi pilar utama ekonomi Indonesia hingga tahun 2031.



Post Comment