Skip to content

Mayapada Hospital meluncurkan prosedur robotik untuk mengobati kanker prostat dan kista ginjal, menawarkan operasi yang lebih presisi serta minim invasif

Mayapada Hospital meluncurkan prosedur robotik untuk mengobati kanker prostat dan kista ginjal, menawarkan operasi yang lebih presisi serta minim invasif. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Proctorship, yang dirancang untuk memindahkan pengetahuan dan keahlian ke seluruh jaringan Mayapada Healthcare, sehingga setiap fasilitas dapat menyajikan layanan klinis yang setara dengan standar internasional.

Proctorship: Menggandeng Keahlian Internasional

Proctorship merupakan program alih pengetahuan dan sinergi keahlian yang secara berkelanjutan digelar Mayapada Healthcare. Melalui program ini, Mayapada Hospital berkolaborasi dengan pakar internasional guna memperluas cakupan layanan medis. Pada fase kali ini, fokusnya adalah pada prosedur bedah robotik urologi di Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS). Dalam rangkaian ini, dr. Syamsu Hudaya dan dr. Stevano Lucianto Hotasi Sipahutar, bersama tim multidisiplin MHJS, menangani dua pasien dengan kasus urologi berbeda.

Warga RI menghabiskan hingga Rp 680 triliun untuk biaya berobat, kini Menkes menggalakkan skema pembiayaan gabungan BPJS dan asuransi swasta demi mengurangi beban finansial pasien
Baca juga:
Warga RI menghabiskan hingga Rp 680 triliun untuk biaya berobat, kini Menkes menggalakkan skema pembiayaan gabungan BPJS dan asuransi swasta demi mengurangi beban finansial pasien

Pasien pertama adalah penderita kanker prostat yang menjalani radikal prostatektomi. Pasien kedua memiliki kista ginjal berukuran besar, yang memerlukan pendekatan bedah yang tepat agar tidak merusak jaringan sekitarnya. Kedua prosedur ini dilaksanakan menggunakan teknologi da Vinci Xi Robotic-Assisted Surgery, sebuah sistem robotik canggih yang telah terbukti meningkatkan akurasi dan mengurangi trauma pada pasien.

Peran Pakar Bedah Uro-Onkologi Internasional

Proses ini didampingi oleh Prof. Sanjai Kumar Addla, Pakar Bedah Uro-Onkologi dan Bedah Robotik dari Apollo Hospitals Jubilee Hills, Hyderabad, India. Keterlibatan Prof. Addla menegaskan komitmen Mayapada Hospital dalam memanfaatkan keahlian global untuk memajukan praktik bedah lokal. Dengan bimbingan beliau, tim medis MHJS dapat mempelajari teknik-teknik terkini dalam bedah robotik, sekaligus mengadaptasi prosedur sesuai kondisi pasien di Indonesia.

Teknologi Da Vinci Xi: Kunci Presisi dan Keamanan

Da Vinci Xi Robotic-Assisted Surgery memfasilitasi dokter dalam menggerakkan instrument bedah dengan gerakan yang sangat presisi, jauh lebih halus dibandingkan bedah tradisional. Sistem ini juga dilengkapi dengan kamera 3D beresolusi tinggi, sehingga pandangan pada area operasi menjadi lebih jelas. Dengan demikian, risiko komplikasi, seperti perdarahan atau kerusakan jaringan sekitarnya, dapat diminimalisir.

Operasi radikal prostatektomi menggunakan robotik memungkinkan pemotongan jaringan kanker secara tepat, sekaligus memelihara struktur saraf penting yang berperan dalam fungsi seksual dan kontrol kandung kemih. Begitu pula pada kasus kista ginjal, robotik memudahkan pemisahan kista dari jaringan ginjal sehat, sehingga fungsi ginjal tidak terganggu.

IDAI Ingatkan Bahaya Paparan Abu Vulkanik, Apakah Anak Anda Sudah Diperiksa Saat Mengeluh Sesak?
Baca juga:
IDAI Ingatkan Bahaya Paparan Abu Vulkanik, Apakah Anak Anda Sudah Diperiksa Saat Mengeluh Sesak?

Pengembangan Tahir Uro-Nephrology Center

Hospital Director MHJS, dr. Fiktorius Kuludong, menegaskan bahwa penanganan kasus urologi dengan sistem robotik merupakan bagian integral dari pengembangan Tahir Uro-Nephrology Center. Layanan ini menjadi salah satu unggulan MHJS untuk urologi, meliputi pembesaran prostat, batu ginjal, penyakit ginjal dan saluran kemih, hingga kasus uro-onkologi. Menurut dr. Kuludong, teknologi robotik tidak sekadar alat, melainkan sarana untuk meningkatkan kapabilitas klinis dokter, sehingga mereka dapat memberikan penanganan yang lebih presisi, aman, dan terkontrol.

Dampak Positif bagi Pasien dan Sistem Kesehatan

Dengan adopsi prosedur robotik, pasien mengalami pemulihan yang lebih cepat. Karena sayatan lebih kecil dan trauma jaringan lebih sedikit, waktu di rumah sakit dapat dipersingkat. Ini berarti pasien dapat kembali ke aktivitas normal lebih cepat, mengurangi beban psikologis dan biaya perawatan jangka panjang.

Selain manfaat bagi pasien, penggunaan robotik juga berdampak pada efisiensi operasional rumah sakit. Prosedur yang lebih terkontrol dan presisi mengurangi kemungkinan komplikasi pascaoperasi, yang sering memerlukan intervensi tambahan. Hal ini dapat menurunkan beban pada unit perawatan intensif dan ruang rawat jalan, sehingga sumber daya dapat dialokasikan lebih optimal.

Di tingkat sistem kesehatan nasional, keberhasilan implementasi bedah robotik di Mayapada Hospital menjadi contoh bagi fasilitas lain. Dengan adanya model pelatihan dan kolaborasi internasional, rumah sakit di daerah lain dapat mengikuti jejak ini, meningkatkan standar perawatan urologi secara nasional.

IDI menuntut kenaikan gaji dokter puskesmas secara signifikan untuk memastikan pemerataan layanan kesehatan di daerah 3T yang terpencil
Baca juga:
IDI menuntut kenaikan gaji dokter puskesmas secara signifikan untuk memastikan pemerataan layanan kesehatan di daerah 3T yang terpencil

Komitmen Terhadap Kapabilitas Klinis

Mayapada Hospital menegaskan bahwa adopsi teknologi robotik bukan sekadar menambah fasilitas terbaru, melainkan bagian dari pengembangan kapabilitas klinis. Melalui Proctorship, dokter dan perawat mendapatkan pelatihan intensif, sehingga mereka dapat memaksimalkan potensi sistem robotik. Selain itu, integrasi data klinis dan sistem rumah sakit memastikan koordinasi yang lancar antara semua disiplin medis.

Dengan dukungan da Vinci Xi Robotic-Assisted Surgery, kompetensi tim dokter, serta sistem rumah sakit yang terintegrasi, Mayapada Hospital dapat menawarkan layanan yang lebih unggul. Pasien mendapatkan akses ke prosedur yang lebih aman, dengan risiko komplikasi yang lebih rendah dan waktu pemulihan yang lebih singkat.

Kesimpulan

Melalui program Proctorship dan kolaborasi dengan pakar internasional, Mayapada Hospital berhasil meluncurkan prosedur bedah robotik urologi yang menandai tonggak penting dalam evolusi layanan medis di Indonesia. Dengan teknologi da Vinci Xi, operasi kanker prostat dan kista ginjal menjadi lebih presisi, aman, dan minim invasif. Dampak positifnya terasa pada pasien, tenaga medis, dan sistem kesehatan secara keseluruhan, menegaskan posisi Mayapada Hospital sebagai pelopor dalam inovasi medis di tanah air.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan