×

Drama di Wembley: Álex Baena Jadi Pahlawan Remontada Spektakuler Spanyol atas Inggris

Drama di Wembley: Álex Baena Jadi Pahlawan Remontada Spektakuler Spanyol atas Inggris

Drama di Wembley: Álex Baena Jadi Pahlawan Remontada Spektakuler Spanyol atas Inggris

Kabar YPU – 27 September 2026 | Stadion Wembley menjadi saksi bisu kebangkitan luar biasa tim nasional Spanyol dalam laga pembuka UEFA Nations League 2026/27. Di tengah tekanan tinggi menghadapi tuan rumah Inggris, sosok álex baena muncul sebagai aktor utama yang mengubah jalannya pertandingan. Pemain Atlético Madrid tersebut membuktikan kelasnya dengan memberikan dampak instan segera setelah memasuki lapangan, memastikan Spanyol memulai kampanye mereka sebagai juara dunia dengan kemenangan dramatis 3-2.

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi, di mana bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, langsung memberikan kejutan. Hanya dua menit setelah peluit dibunyikan, Yamal berhasil membobol gawang Inggris melalui tembakan silang yang akurat, membuat Spanyol unggul cepat. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Inggris yang tampil agresif berhasil membalikkan keadaan lewat aksi Anthony Gordon pada menit ke-36 dan sundulan Harry Kane pada menit ke-40. Skor 2-1 untuk keunggulan Inggris sempat membuat mental tim La Roja goyah saat memasuki jeda babak pertama.

Drama Kartu Merah di Metropolitano: Atletico Madrid Bungkam Real Madrid dalam Derby Madrid yang Sengit
Baca juga:
Drama Kartu Merah di Metropolitano: Atletico Madrid Bungkam Real Madrid dalam Derby Madrid yang Sengit

Memasuki babak kedua, pelatih Luis de la Fuente mengambil keputusan krusial dengan melakukan pergantian pemain. Ia memasukkan dua pemain kunci yang sempat menjadi starter di final Piala Dunia, yakni Mikel Oyarzabal dan álex baena untuk menggantikan Ferran Torres dan Nico Williams. Strategi ini terbukti sangat jitu. Baru lima menit berada di lapangan, Baena menunjukkan kualitasnya dengan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang bersarang tepat di sudut gawang Trafford, mengubah skor menjadi 2-2.

Dominasi Spanyol tidak berhenti di situ. Setelah berhasil menyamakan kedudukan, tim asuhan De la Fuente mulai mengendalikan ritme permainan. Momen kemenangan akhirnya tercipta pada menit ke-74 berkat kecerdikan álex baena yang melepaskan umpan matang kepada Mikel Oyarzabal. Penyerang Real Sociedad tersebut kemudian mengeksekusi bola dengan teknik chip yang indah melewati penjaga gawang Inggris, memastikan kemenangan 3-2 untuk Spanyol.

Debut Manis di Liga Champions: Enzo Fernández Beri Assist dan Puji Erling Haaland ‘Si Binatang Buas’
Baca juga:
Debut Manis di Liga Champions: Enzo Fernández Beri Assist dan Puji Erling Haaland ‘Si Binatang Buas’

Berikut adalah ringkasan statistik dan jalannya pertandingan:

Menit Kejadian Pemain Skor
2′ Gol Lamine Yamal 0-1
36′ Gol Anthony Gordon 1-1
40′ Gol Harry Kane 2-1
60′ Gol Álex Baena 2-2
74′ Gol Mikel Oyarzabal 2-3

Dalam sesi wawancara usai pertandingan, álex baena mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan timnya adalah kemampuan untuk menjaga ketenangan dan mengembalikan ritme permainan yang sempat kacau akibat serangan balik Inggris. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara lini serang dan pertahanan yang membuat Spanyol sulit ditaklukkan oleh tim mana pun.

Timnas Indonesia U-20 mengumumkan 23 pemain terpilih untuk kualifikasi Piala Asia U-20 2027, dengan Adhyaksa FC menyumbang jumlah pemain terbanyak dalam skuad
Baca juga:
Timnas Indonesia U-20 mengumumkan 23 pemain terpilih untuk kualifikasi Piala Asia U-20 2027, dengan Adhyaksa FC menyumbang jumlah pemain terbanyak dalam skuad

Kemenangan ini tidak hanya memberikan tiga poin penting di awal Nations League, tetapi juga menjadi pernyataan tegas bagi Spanyol sebagai juara dunia yang tetap haus akan kemenangan. Dengan performa gemilang dari pemain seperti Yamal dan kontribusi krusial dari álex baena, Spanyol kini menatap turnamen ini dengan kepercayaan diri tinggi untuk mempertahankan dominasi mereka di kancah internasional.

Kemenangan dramatis ini juga menutup catatan manis Spanyol yang tetap mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka dalam berbagai pertandingan terakhir. Keberhasilan melakukan remontada di markas lawan seperti Wembley membuktikan bahwa kedalaman skuad yang dimiliki Luis de la Fuente mampu menghadapi situasi paling sulit sekalipun.

Post Comment