Era Baru Zinedine Zidane Dimulai: Prancis Tekuk Turki, Namun Cedera Mbappe Jadi Bayang-Bayang
Kabar YPU – 27 September 2026 | Pertandingan sengit antara france vs turkey dalam ajang UEFA Nations League menyuguhkan drama yang tak terlupakan. Di bawah asuhan pelatih baru, Zinedine Zidane, tim nasional Prancis berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Turki di Stadion Kocaeli, Izmit. Meski kemenangan ini menjadi awal yang manis bagi era kepemimpinan Zidane, euforia kemenangan tersebut seketika meredup akibat kabar cedera yang menimpa bintang utama mereka, Kylian Mbappe.
Sejak peluit pertama dibunyikan, laga france vs turkey ini berjalan dengan intensitas tinggi. Prancis mendominasi penguasaan bola di babak pertama, namun lini pertahanan Turki yang rapat membuat Les Bleus kesulitan membongkar pertahanan tuan rumah. Turki sendiri sempat memberikan ancaman melalui serangan balik cepat, di mana Ferdi Kadioglu hampir mencetak gol lewat sundulan yang berhasil digagalkan oleh Mike Maignan.
Memasuki babak kedua, tekanan Prancis semakin meningkat. Pada menit ke-54, kebuntuan akhirnya pecah. Berawal dari situasi yang gagal dibersihkan dengan sempurna oleh kiper Ugurcan Cakir, Michael Olise melepaskan umpan matang kepada Kylian Mbappe. Striker Real Madrid tersebut dengan dingin menaklukkan gawang Turki melalui tembakan ke tiang dekat. Namun, momen selebrasi tersebut tidak berlangsung lama. Mbappe tampak meringis kesakitan sambil memegangi lutut kirinya, yang memaksa dirinya harus ditarik keluar lapangan empat menit kemudian untuk digantikan oleh Desire Doue.
| Statistik Pertandingan | Prancis | Turki |
|---|---|---|
| Gol | 1 | 0 |
| Percobaan Tembakan | 11 | 11 |
| Penyelamatan Kiper | 3 | 3 |
Zinedine Zidane memberikan konfirmasi yang mengkhawatirkan pasca laga. Ia menyatakan bahwa Mbappe mengalami hiperekstensi pada lutut kirinya. “Saya rasa dia harus kembali ke Madrid. Kami tidak akan mengambil risiko apa pun. Dia mengalami hiperekstensi lutut saat melakukan tembakan,” ujar Zidane kepada media. Hal ini menjadi kekhawatiran besar bagi Prancis yang masih memiliki jadwal padat melawan Belgia dan Italia dalam jeda internasional ini.
Di sisi lain, meskipun kalah dalam laga france vs turkey, manajer Turki, Vincenzo Montella, menyatakan rasa bangganya atas performa anak asuhnya. Ia menyebut performa timnya sebagai salah satu yang terbaik, terutama mengingat kualitas lawan yang dihadapi. Montella menekankan bahwa semangat juang yang ditunjukkan pemainnya harus dipertahankan untuk menghadapi laga krusial berikutnya melawan Italia.
Pemain Manchester City, Rayan Cherki, juga memberikan komentarnya mengenai kondisi lapangan yang dianggap kurang ideal selama laga berlangsung. Menurut Cherki, kondisi rumput yang buruk sempat menghambat kelancaran permainan Prancis, namun ia memuji bagaimana timnya mampu menerapkan taktik fluiditas yang diinginkan Zidane meskipun hanya memiliki waktu latihan yang sangat terbatas. Kehadiran pemain muda seperti Bradley Barcola, yang tampil impresif dari bangku cadangan, juga memberikan sinyal positif bagi kedalaman skuad Prancis di bawah arahan Zidane.
Kemenangan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi sepak bola Prancis dengan dimulainya petualangan taktis bersama Zidane. Meskipun kemenangan atas Turki memastikan poin penuh, fokus utama kini beralih pada pemulihan kondisi Mbappe agar dapat segera kembali memperkuat klub maupun tim nasionalnya. Perjalanan Prancis di Nations League masih panjang, dan tantangan sesungguhnya baru saja dimulai.


Post Comment