×

Drama VAR di Kanjuruhan: Gol Penalti Careca Tak Cukup Selamatkan Arema FC dari Persik Kediri

Drama VAR di Kanjuruhan: Gol Penalti Careca Tak Cukup Selamatkan Arema FC dari Persik Kediri

Drama VAR di Kanjuruhan: Gol Penalti Careca Tak Cukup Selamatkan Arema FC dari Persik Kediri

Kabar YPU – 20 September 2026 | Stadion Kanjuruhan menjadi saksi bisu perjuangan dramatis Arema FC dalam laga Derby Jatim melawan Persik Kediri pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. Meski careca berhasil menjalankan tugasnya dengan dingin sebagai eksekutor penalti, Singo Edan harus puas berbagi angka dengan skor imbang 1-1 pada Jumat (18/9/2026).

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Persik Kediri yang tampil agresif mengejutkan publik tuan rumah melalui gol cepat Zanadin Fariz pada menit keenam. Keunggulan 1-0 untuk Macan Putih tersebut sempat membuat Arema FC kesulitan mengembangkan permainan, terutama karena dominasi lini tengah yang dikuasai oleh anak asuh Marcos Reina.

Raphinha Menggila! Hattrick Pemimpin Klasemen Bawa Barcelona Pesta Gol 7-2 atas Racing Santander
Baca juga:
Raphinha Menggila! Hattrick Pemimpin Klasemen Bawa Barcelona Pesta Gol 7-2 atas Racing Santander

Upaya Arema FC untuk bangkit membuahkan hasil pada menit ke-28. Melalui skema penalti, careca sukses mengeksekusi bola dengan akurat untuk mengubah skor menjadi imbang 1-1. Namun, kegembiraan pendukung Singo Edan tidak berlangsung lama karena laga ini dipenuhi dengan drama keputusan wasit melalui teknologi Video Assistant Referee (VAR).

Dua gol penting Arema FC dinyatakan tidak sah setelah melalui peninjauan VAR. Selain gol penalti dari careca yang tetap sah, gol lainnya yang dicetak oleh Walisson Maia pada babak kedua dan satu peluang gol lainnya dianulir karena pemain Arema FC dinyatakan berada dalam posisi offside. Ketidakberuntungan ini membuat Arema FC gagal mengamankan poin penuh meskipun telah menciptakan banyak peluang di paruh kedua.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui bahwa timnya mengalami kendala taktis akibat absennya striker murni dalam tiga laga awal. Berikut adalah beberapa poin evaluasi pasca-pertandingan:

Al‑Hilal Target Gabriel Martinelli, Arsenal Siapkan Harga Transfer Tertinggi Sepanjang Sejarah Klub, Mengguncang Pasar Bola Dunia
Baca juga:
Al‑Hilal Target Gabriel Martinelli, Arsenal Siapkan Harga Transfer Tertinggi Sepanjang Sejarah Klub, Mengguncang Pasar Bola Dunia
  • Ketiadaan Striker Murni: Tanpa penyerang tunggal, tempo serangan Arema FC cenderung lambat dan kurang memiliki titik acuan untuk serangan balik.
  • Efektivitas VAR: Meskipun menghormati keputusan teknologi, tim merasa keberuntungan tidak berpihak pada mereka saat dua gol dianulir.
  • Kontrol Lini Tengah: Pada babak pertama, Persik Kediri berhasil mengontrol lini tengah, namun Arema FC mampu melakukan penyesuaian di babak kedua.

Mengenai kondisi skuad, Marcos Santos menjelaskan bahwa pemain seperti Samuel Otusanya dan Mauro Zijlstra belum mencapai tingkat kebugaran 100 persen untuk menjalankan peran sebagai penyerang murni. Hal inilah yang memaksa tim menggunakan strategi false nine dengan mengandalkan pemain seperti Gabriel Silva, Marcos Vinicius, dan careca di lini depan.

Di sisi lain, pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, merasa puas dengan performa anak asuhnya. Ia menyatakan bahwa strategi yang diterapkan mampu membuat Arema FC kesulitan menemukan ruang di lini tengah selama sekitar 75 menit pertandingan. Dominasi Persik di babak pertama menjadi kunci mereka mampu mencuri poin di kandang lawan.

Meskipun merasa kecewa, careca menyatakan komitmennya untuk bekerja lebih keras demi Aremania. Ia mengakui bahwa meskipun Arema FC tampil lebih dominan setelah jeda babak pertama, penyelesaian akhir dan keputusan wasit menjadi faktor penghambat kemenangan. Dengan kompetisi yang masih panjang, Singo Edan berharap dapat segera kembali ke performa terbaik mereka seiring pulihnya kondisi fisik para pemain kunci.

Drama di Estadio do Dragão: Haaland Borong Dua Gol, Man City Bungkam Porto di Tengah Insiden Panas
Baca juga:
Drama di Estadio do Dragão: Haaland Borong Dua Gol, Man City Bungkam Porto di Tengah Insiden Panas

Hasil imbang ini membuat posisi Arema FC di klasemen sementara tetap kompetitif dengan catatan belum terkalahkan dalam tiga laga awal (satu menang dan dua imbang). Fokus tim kini beralih pada pemulihan kondisi pemain agar strategi dengan penyerang murni dapat segera diimplementasikan pada laga berikutnya.

Post Comment