Kabar YPU – 14 September 2026 | Pertarungan kelas dunia antara garcia vs benn yang berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas, pada Sabtu malam (12/09/2026), berakhir dengan kemenangan telak bagi Ryan Garcia. Sang juara WBC Welterweight tersebut menunjukkan dominasi yang luar biasa dengan menghentikan Conor Benn hanya dalam ronde kedua. Kemenangan ini tidak hanya memperkokoh posisi Garcia di puncak divisi welterweight, tetapi juga memicu berbagai spekulasi panas di luar ring, mulai dari ketidakhadiran promotor legendaris Oscar De La Hoya hingga sindiran tajam dari rival Benn, Chris Eubank Jr.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi, namun Garcia dengan cepat menemukan celah dalam pertahanan Benn. Pada ronde kedua, sebuah hook kanan yang keras dari Garcia berhasil menjatuhkan petinju asal Inggris tersebut. Meskipun Benn berusaha keras untuk bangkit dan melanjutkan pertarungan, ia tampak kesulitan untuk mempertahankan diri dari serangan bertubi-tubi Garcia. Wasit Thomas Taylor akhirnya memutuskan untuk menghentikan laga, menandai kemenangan KO yang dramatis bagi Garcia dan sekaligus menghancurkan impian gelar dunia bagi Benn.
Kemenangan dalam duel garcia vs benn ini dibayangi oleh misteri absennya Oscar De La Hoya di lokasi acara. Sebagai promotor Golden Boy yang telah lama bekerja sama dengan Garcia, ketidakhadiran De La Hoya memicu rumor bahwa ia telah dilarang oleh CEO UFC, Dana White, untuk menghadiri kartu tinju Zuffa Boxing tersebut. Menanggapi spekulasi itu, Dana White membantah keras adanya pelarangan resmi.
| Tokoh | Pernyataan / Status |
|---|---|
| Dana White | Membantah melarang De La Hoya, namun mengakui hubungan buruk di antara mereka. |
| Ryan Garcia | Merasa kecewa karena De La Hoya tidak hadir untuk merayakan kemenangan bersama. |
| Oscar De La Hoya | Tidak hadir di T-Mobile Arena pada malam pertandingan. |
White menjelaskan dalam konferensi pers pasca-pertandingan bahwa meskipun ia tidak menyukai De La Hoya, ia tidak akan melakukan tindakan tidak hormat seperti melarangnya hadir secara resmi. “Saya tidak menyukainya, dan dia tidak menyukai saya. Saya akan meneleponnya dan mengatakan untuk tidak datang agar tidak diperlakukan buruk, tapi itu bukan kasusnya. Mengapa dia tidak datang, saya tidak tahu,” ujar White.
Di sisi lain, Ryan Garcia mengungkapkan rasa kecewanya terkait absennya sang promotor. Garcia mengaku telah mengundang De La Hoya untuk berjalan bersamanya saat masuk ke ring, sebuah momen yang ia bayangkan akan menjadi sangat ikonik. Mengingat kontrak Garcia dengan Golden Boy hanya menyisakan satu pertarungan lagi, ketegangan hubungan antara atlet dan promotor ini menjadi sorotan utama para pengamat tinju.
Kekalahan Benn juga memancing reaksi pedas dari rival bebuyutannya, Chris Eubank Jr. Melalui media sosial X, Eubank Jr. melontarkan sindiran tajam mengenai proses penurunan berat badan yang harus dijalani Benn untuk naik ke kelas welterweight. “Selamat datang di klub ‘bertarung setelah memotong terlalu banyak berat badan’… Selamat menikmati,” tulis Eubank Jr., merujuk pada kesulitan fisik yang dialami Benn setelah melakukan pemotongan berat badan yang ekstrem untuk laga garcia vs benn ini.
Secara keseluruhan, laga garcia vs benn bukan sekadar tentang kemenangan teknis di atas ring, melainkan sebuah peristiwa olahraga yang penuh dengan dinamika politik promotor dan persaingan antar atlet yang sangat intens. Bagi Garcia, kemenangan ini adalah bukti dominasi, sementara bagi Benn, ini adalah pelajaran pahit mengenai manajemen berat badan dan strategi bertarung di kelas yang berbeda.

Leave a comment