Skip to content

Dominasi Prancis di Shanghai dan Ancaman Rapid Bucharest Terhadap Ambisi Belanda

Dominasi Prancis di Shanghai dan Ancaman Rapid Bucharest Terhadap Ambisi Belanda
Dominasi Prancis di Shanghai dan Ancaman Rapid Bucharest Terhadap Ambisi Belanda

Kabar YPU – 13 September 2026 | Dunia bola basket 3×3 putri kembali diwarnai dengan drama kompetisi tingkat tinggi yang penuh kejutan. Dalam ajang FIBA 3×3 Women’s Series Project Redwings Shanghai Final 2026 yang berlangsung di China, tim asal Prancis berhasil menancapkan taringnya dengan menjuarai turnamen tersebut. Namun, sorotan tajam juga tertuju pada performa rapid bucuresti yang tampil sebagai perusak dominasi tim-tim raksasa, termasuk menghentikan langkah tim nasional Belanda di babak semifinal.

Prancis menutup musim rekor mereka dengan sangat gemilang setelah menundukkan rapid bucuresti dengan skor 22-14 di partai final. Kemenangan ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan penegasan dominasi Prancis yang berhasil meraih gelar musim untuk ketiga kalinya dalam sejarah kompetisi, menyusul kesuksesan mereka pada tahun 2019 dan 2024. Keberhasilan ini menjadikan Prancis sebagai standar baru dalam peta kekuatan basket 3×3 putri dunia.

Shin Tae‑yong menegaskan Rizky Ridho akan menjadi bagian sangat penting Persija dalam persiapan Super League musim depan
Baca juga:
Shin Tae‑yong menegaskan Rizky Ridho akan menjadi bagian sangat penting Persija dalam persiapan Super League musim depan

Salah satu sosok sentral dalam kemenangan Prancis adalah Laetitia Guapo. Pemain yang kini menyandang status juara tiga kali tersebut dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (MVP) Shanghai Final. Performa Guapo sangat luar biasa dengan catatan 30 poin dan 22 rebound, serta nilai pemain mencapai 38,2. Ia dibantu oleh Marie-Eve Paget yang tampil krusial melalui tembakan dua angka penting di fase akhir pertandingan untuk memastikan trofi tetap berada di tangan Prancis.

Di sisi lain, kekalahan tim Belanda di tangan rapid bucuresti menjadi catatan pahit bagi ambisi mereka untuk menyapu bersih gelar juara di tahun 2026. Belanda, yang sebelumnya memegang gelar juara Piala Dunia 3×3 2025, harus menerima kenyataan pahit setelah tersingkir di semifinal dengan skor 18-14. Kekalahan ini mengakhiri rangkaian kemenangan beruntun Belanda yang sempat mencapai 27 pertandingan berturut-turut, sekaligus memberikan pelajaran berharga tentang betapa tipisnya jarak kualitas antar tim elite saat ini.

Meskipun mengalami kegagalan di Shanghai, Belanda tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi nasib. Mereka kini harus segera mengalihkan fokus untuk mempertahankan mahkota FIBA 3×3 Europe Cup 2026 di Antwerp, Belgia. Turnamen di Antwerp ini menjadi sangat krusial karena pemenang Europe Cup akan mendapatkan tiket otomatis menuju FIBA 3×3 World Cup 2027 dan FIBA 3×3 Champions Cup 2027. Tim Belanda diprediksi akan mengandalkan Noortje Driessen, sang MVP Europe Cup tahun lalu, untuk memimpin misi pertahanan gelar mereka.

BRI Super League: Persebaya berjuang keras namun akhirnya takluk melawan sepuluh pemain PSIM
Baca juga:
BRI Super League: Persebaya berjuang keras namun akhirnya takluk melawan sepuluh pemain PSIM

Berikut adalah ringkasan hasil akhir FIBA 3×3 Women’s Series Shanghai Final 2026:

  • Juara: Prancis
  • Runner-up: Rapid Bucharest
  • Peringkat Ketiga: Belanda
  • MVP Turnamen: Laetitia Guapo (Prancis)
  • Young Talent Award: Li Ruoying (Team Beijing)

Turnamen di Shanghai ini juga menjadi tonggak sejarah bagi FIBA 3×3 karena mencatat rekor 25 seri turnamen dalam satu musim, yang menunjukkan ekspansi global kompetisi ini. Dengan format Level 8 yang setara dengan turnamen Olimpiade, poin peringkat yang diperebutkan di Shanghai menjadi sangat vital bagi para atlet untuk mengamankan posisi mereka menuju Los Angeles Olympic Games 2028.

Kini, perhatian dunia basket 3×3 beralih ke persiapan tim-tim besar menghadapi musim 2027. Apakah Belanda mampu bangkit dari kekalahan melawan rapid bucuresti dan mengembalikan kejayaan mereka di Eropa, ataukah tim-tim lain akan terus mengejar ketertinggalan dalam persaingan global yang semakin ketat ini?

Dunia Olahraga Berguncang: Dari Ambisi Manchester United hingga Lelang Mobil F1 Ikonik
Baca juga:
Dunia Olahraga Berguncang: Dari Ambisi Manchester United hingga Lelang Mobil F1 Ikonik

Secara keseluruhan, tahun 2026 menjadi tahun yang sangat kompetitif bagi basket 3×3 putri. Prancis telah membuktikan kelasnya sebagai raja baru di Shanghai, sementara tim-tim seperti Belanda harus bekerja ekstra keras untuk membuktikan bahwa mereka masih layak menyandang status sebagai juara dunia di ajang-ajang mendatang.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan