Skip to content

Drama Derby Timur: Al Qadsiah Gagal Amankan Puncak Klasemen Usai Ditahan Imbang Al Ettifaq

Drama Derby Timur: Al Qadsiah Gagal Amankan Puncak Klasemen Usai Ditahan Imbang Al Ettifaq
Drama Derby Timur: Al Qadsiah Gagal Amankan Puncak Klasemen Usai Ditahan Imbang Al Ettifaq

Kabar YPU – 12 September 2026 | Pertandingan sengit tersaji dalam lanjutan Saudi Pro League pada Jumat malam, di mana klub Al Qadsiah harus puas berbagi angka dalam laga bertajuk Eastern Derby melawan Al Ettifaq. Pertandingan yang berlangsung di Al Faisal Stadium ini berakhir dengan skor imbang 3-3, sebuah hasil yang terasa pahit bagi tim asuhan Brendan Rodgers yang sebenarnya memiliki peluang besar untuk merangsek ke posisi puncak klasemen.

Al Qadsiah memulai laga dengan sangat dominan. Striker Julian Quinones membuka keunggulan bagi tuan rumah hanya setelah 11 menit pertandingan berjalan. Dominasi berlanjut ketika penyerang bernilai £54 juta, Mateo Retegui, menggandakan keunggulan menjadi 2-0 tak lama kemudian. Dengan keunggulan dua gol tersebut, Al Qadsiah tampak berada di jalur yang tepat untuk mengamankan kemenangan krusial guna menyalip Al-Hilal yang baru saja kehilangan rekor tak terkalahkan mereka.

Kebangkitan Deportivo La Coruna: Performa Gemilang Pierre-Emerick Aubameyang dan Ambisi Perkuat Lini Belakang
Baca juga:
Kebangkitan Deportivo La Coruna: Performa Gemilang Pierre-Emerick Aubameyang dan Ambisi Perkuat Lini Belakang

Namun, drama sesungguhnya baru dimulai di babak kedua. Al Ettifaq yang diperkuat oleh Jordan Larsson menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Larsson menjadi pahlawan bagi tim tamu dengan mencetak gol penyama kedudukan di menit-menit akhir, merusak rencana kemenangan tim besutan Rodgers. Ketangguhan lini pertahanan Al Qadsiah yang dianggap rapuh oleh sang manajer menjadi sorotan utama pasca pertandingan.

Brendan Rodgers mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa anak asuhnya dalam konferensi pers setelah laga. “Tim tidak bertahan sebagaimana mestinya,” ujar Rodgers dengan nada kecewa. Meskipun sempat unggul jauh, kegagalan menjaga kedisiplinan di lini belakang membuat momentum kemenangan mereka hilang begitu saja di tangan Al Ettifaq.

Ambisi Besar Al Ittihad: Dominasi Liga Roshn Saudi dan Drama Transfer yang Mengguncang Eropa
Baca juga:
Ambisi Besar Al Ittihad: Dominasi Liga Roshn Saudi dan Drama Transfer yang Mengguncang Eropa

Di sisi lain, sorotan juga tertuju pada perjalanan karier pemain kunci Al Qadsiah, Tijjani Reijnders. Gelandang asal Belanda ini menjadi salah satu pemain paling menarik di liga saat ini. Kisah hidupnya yang inspiratif—dari seorang pekerja shift malam di toko Aldi hingga kini menjadi bintang bernilai jutaan dolar di Arab Saudi—telah memberikan warna tersendiri bagi kompetisi. Reijnders, yang pernah merumput di klub-klub besar Eropa seperti AC Milan dan Manchester City, kini menjadi motor serangan utama bagi Al Qadsiah di bawah arahan pelatih berpengalaman.

Berikut adalah ringkasan jalannya pertandingan Eastern Derby:

Dominasi Kashiwa Reysol di Puncak J1 League dan Strategi Transfer Kontras di Bundesliga
Baca juga:
Dominasi Kashiwa Reysol di Puncak J1 League dan Strategi Transfer Kontras di Bundesliga
  • Menit 11: Gol pembuka oleh Julian Quinones (Al Qadsiah)
  • Menit 15: Gol kedua oleh Mateo Retegui (Al Qadsiah)
  • Menit 60: Al Ettifaq mulai mengejar ketertinggalan
  • Menit 81: Mohammed Hamad Al-Qahtani membawa Al Qadsiah kembali unggul
  • Menit Akhir: Gol penyama kedudukan oleh Jordan Larsson (Al Ettifaq)

Hasil imbang ini membuat persaingan di papan atas Saudi Pro League semakin memanas. Sementara Al Qadsiah harus puas tertahan, tim lain seperti Al Ittihad justru berhasil memetik kemenangan telak 3-1 atas Al Faisaly berkat performa gemilang Youssef En-Nesyri, yang membawa mereka menduduki posisi teratas klasemen sementara.

Secara keseluruhan, laga ini membuktikan bahwa Al Qadsiah kini telah bertransformasi menjadi penantang gelar juara yang serius di liga ini. Meskipun kegagalan meraih poin penuh di laga derby ini sangat disayangkan, konsistensi pemain seperti Reijnders dan strategi yang diterapkan Brendan Rodgers tetap menjadikan klub berbasis di Khobar ini sebagai kekuatan yang patut diwaspadai di sisa musim ini.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan