Siswa Sespimmen Polri menggelar edukasi kepada warga Ogan Ilir tentang bahaya karhutla sekaligus membagikan masker sebagai upaya pencegahan kesehatan masyarakat.
Pelaksanaan Kegiatan Edukasi Siswa Sespimmen Polri
Menurut keterangan yang diterima pada Sabtu (12/9/2026), para peserta didik mulai melakukan kegiatan edukasi sejak Rabu (9/9) sore. Sosialisasi pencegahan karhutla kepada warga dilakukan sambil berbagi masker di sekitar Perumahan Citra Indralaya, Kecamatan Indralaya. Siswa Sespimmen Polri meminta warga segera melapor kepada pihak kepolisian bila menemukan asap atau titik api yang berpotensi menjadi kebakaran. Masker dibagikan di tengah kondisi warga yang menghadapi potensi penurunan kualitas udara akibat asap karhutla.
Kapolres Ogan Ilir, AKBP Rizka Aprianti, mengapresiasi kedatangan siswa Sespimmen Polri. Ia menyebut kedatangan para siswa menjadi salah satu bentuk Polri hadir di tengah masyarakat. “Kami mengapresiasi keterlibatan para Serdik dalam membantu menyampaikan edukasi kepada masyarakat sekaligus membagikan masker. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi dampak karhutla,” ungkap Rizka.
Peran Siswa Sespimmen Polri dalam Penanggulangan Karhutla
Sejak diberangkatkan 322 personel Satgas Edukasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) gelombang kedua ke wilayah Sumatera dan Kalimantan, para personel yang merupakan peserta didik tingkat manajerial ditugaskan untuk melakukan edukasi dan evaluasi terkait strategi penanganan karhutla di lapangan. Pemberangkatan tersebut dipimpin langsung Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Kalemdiklat Polri Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak. Sebelum diberangkatkan, para personel mengikuti apel pembekalan di Kompleks.
Dampak Edukasi dan Distribusi Masker bagi Warga Ogan Ilir
Dengan menyebarkan informasi tentang bahaya karhutla dan menyediakan masker, siswa Sespimmen Polri berkontribusi pada peningkatan kesadaran warga mengenai risiko kebakaran hutan dan dampak kesehatan akibat asap. Kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat, memudahkan pelaporan dini dan respons cepat terhadap potensi kebakaran. Selain itu, distribusi masker membantu mencegah gangguan pernapasan yang sering terjadi ketika kualitas udara menurun.
Kesimpulan
Inisiatif Siswa Sespimmen Polri di Ogan Ilir menegaskan komitmen Polri dalam memajukan edukasi kebakaran hutan serta kesehatan masyarakat. Melalui sosialisasi yang aktif dan penyediaan masker, para siswa tidak hanya menyebarkan pengetahuan, tetapi juga menunjukkan kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat, meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi risiko karhutla.

Leave a comment