Skip to content

BRI Super League berlanjut, Persib menaklukkan Darije Kalezic dan Darije mengakui Balsa Sekulic sebagai mimpi buruk PSM

BRI Super League berlanjut dengan laga pembuka yang menegangkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Minggu (6-9-2026). Persib Bandung, juara berturut-turut tiga kali, berhasil menaklukkan PSM Makassar 3-1, mengukuhkan posisi mereka sebagai tim yang paling kuat di awal musim ini.

Laga Pembuka: Persib vs PSM Makassar

Persib Bandung memulai pertandingan dengan semangat juara. Mereka menampilkan serangan cepat dan terkoordinasi, memanfaatkan keunggulan kecepatan pemain sayap mereka. Gol pertama datang dari penyerang muda Persib yang berhasil melewati pertahanan PSM dan menembus gawang dengan tembakan akurat. Gol kedua tidak jauh setelahnya, ketika Persib berhasil menambah keunggulan melalui kombinasi serangan silang dan tembakan akhir yang menembus gawang PSM.

Gelandang Timnas Indonesia Ivar Jenner Memutuskan Bertahan, Presiden Dewa United Ungkap Alasan di Balik Keputusan Besar Itu
Baca juga:
Gelandang Timnas Indonesia Ivar Jenner Memutuskan Bertahan, Presiden Dewa United Ungkap Alasan di Balik Keputusan Besar Itu

PSM Makassar, di bawah kepelatihan Darije Kalezic, mencoba menyesuaikan strategi mereka. Mereka tampil solid di babak pertama, berhasil mencetak gol cepat yang membuat Persib harus memperkuat pertahanan. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk mengubah arah pertandingan. PSM berhasil meredam serangan Persib dengan disiplin defensif yang baik, namun tidak mampu menciptakan peluang lebih banyak di babak pertama.

Reaksi Pelatih PSM: Ujian Berat bagi Timnya

Setelah kalah 3-1, pelatih PSM, Darije Kalezic, mengakui bahwa pertandingan melawan Persib merupakan ujian berat bagi timnya di awal musim. Ia menilai PSM sudah tampil baik di babak pertama dan berhasil mencetak gol cepat, tetapi masih perlu meningkatkan ketahanan defensif. “Jika saya melihat babak pertama, kami juga mencetak gol yang hebat dari aksi yang sangat bagus dan menjaga gawang tetap tidak kebobolan. Bukannya Persib menciptakan banyak peluang di babak pertama, penjaga gawang kami, Hilman Syah, hanya melakukan satu penyelamatan di babak pertama,” ujarnya.

Darije Kalezic juga menilai bahwa perubahan taktis yang dilakukan Persib di babak kedua menjadi titik balik. Masuknya Balsa Sekulic, yang dikenal agresif, membuat serangan Persib menjadi lebih tajam. “Babak kedua Persib melakukan beberapa perubahan dengan memasukkan Balsa, misalnya, sebagai penyerang yang memberikan perbedaan kualitas pada Persib, dan kami tidak keluar dari ruang ganti dengan tajam seperti di babak pertama,” jelasnya.

Drama di US Open: Kembalinya Serena Williams yang Mengharukan dan Dominasi Bintang Muda Amerika
Baca juga:
Drama di US Open: Kembalinya Serena Williams yang Mengharukan dan Dominasi Bintang Muda Amerika

Peran Balsa Sekulic: Mimpi Buruk PSM

Balsa Sekulic, yang masuk pada babak kedua, menjadi katalisator kemenangan Persib. Dengan kecepatan dan ketepatan menembak, ia berhasil mencetak gol ketiga bagi Persib, menutup pertandingan dengan skor 3-1. Kinerja Balsa membuat PSM merasa terpojok, dan ia menjadi mimpi buruk bagi tim PSM. “Dan kami dihukum, kami dihukum dalam lima,” tambahnya, menandakan betapa beratnya tekanan yang dialami PSM akibat serangan Balsa.

Pengaruh Pertandingan terhadap Dinamika Liga

Perkalian antara kemenangan Persib dan kekalahan PSM menciptakan dinamika yang menarik di BRI Super League. Persib, dengan tiga kemenangan berturut-turut, memulai musim dengan poin penuh, meningkatkan moral dan kepercayaan diri mereka. Sementara PSM, meskipun kalah, menunjukkan bahwa mereka masih kompetitif dan mampu mencetak gol di babak pertama.

Keberhasilan Persib dalam pertandingan ini menegaskan dominasi mereka di liga. Mereka tidak hanya menunjukkan keunggulan teknis, tetapi juga mentalitas juara yang kuat. Sementara PSM, di bawah pelatih Darije Kalezic, harus meninjau kembali strategi defensif dan taktik serangan mereka agar tidak kalah lagi di pertandingan berikutnya.

Drama di Motoarena: Robert Lambert Takhta Baru SGP, Zmarzlik Harus Gigit Jari
Baca juga:
Drama di Motoarena: Robert Lambert Takhta Baru SGP, Zmarzlik Harus Gigit Jari

Dampak Jangka Panjang bagi PSM Makassar

Performa PSM di pertandingan ini menjadi pelajaran penting. Meskipun mereka mencetak gol di babak pertama, kekurangan dalam pertahanan menjadi faktor kunci. PSM harus memperkuat lini belakang, terutama dalam menghadapi pemain cepat seperti Balsa Sekulic. Pelatih Darije Kalezic akan meninjau kembali susunan pemain dan strategi pertahanan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Selain itu, PSM juga perlu meningkatkan ketahanan mental pemainnya. Kalah melawan juara berturut-turut tiga kali dapat memengaruhi kepercayaan diri. PSM harus memastikan bahwa pemain tetap fokus dan tidak menyerah meskipun berada di bawah tekanan. Dengan perbaikan di kedua aspek tersebut, PSM dapat kembali menjadi tim yang kompetitif di BRI Super League.

Kesimpulan: Persib Menjadi Raja Liga

BRI Super League berlanjut dengan Persib Bandung menempati posisi terdepan setelah kemenangan 3-1 atas PSM Makassar. Kemenangan ini menegaskan bahwa Persib masih menjadi tim yang paling dominan di liga. PSM Makassar, meskipun kalah, menunjukkan potensi mereka untuk bersaing di musim ini. Perubahan taktis oleh pelatih PSM dan kehadiran Balsa Sekulic menjadi faktor kunci yang memengaruhi hasil akhir pertandingan. Dengan demikian, BRI Super League tetap menjadi ajang yang penuh ketegangan dan kejutan, menantikan pertandingan berikutnya yang akan menentukan siapa yang benar-benar menjadi juara musim ini.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan