Skip to content

Pos Properti meluncurkan strategi baru mengoptimalkan aset sekaligus memperluas jaringan SPKLU iGreen+, memperkuat posisi di pasar energi hijau

Pos Properti meluncurkan strategi baru mengoptimalkan aset sekaligus memperluas jaringan SPKLU iGreen+, memperkuat posisi di pasar energi hijau.

Optimalisasi Aset Properti melalui SPKLU iGreen+

PT Pos Properti Indonesia (Pospro) mengumumkan langkah strategisnya pada hari Selasa, 25 Agustus 2026, dengan memanfaatkan properti kantor pusat PT Pos Indonesia (Persero) sebagai lokasi pengisian kendaraan listrik (EV) publik. Fasilitas ini menampilkan enam unit Ultra Fast Charger DC berkapasitas 120 kW dengan konektor CCS2, dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengisian cepat bagi kendaraan listrik di kawasan strategis Jakarta.

Harga Perak Antam Melejit pada 18 September 2026, Catatan Kenaikan Rp 1.500 per gram menandai tren bullish logam mulia
Baca juga:
Harga Perak Antam Melejit pada 18 September 2026, Catatan Kenaikan Rp 1.500 per gram menandai tren bullish logam mulia

Menurut Chief Commercial Officer PT Pos Properti Indonesia, Aldhita Prayudhiputra, keberadaan stasiun pengisian ini menunjukkan bahwa optimalisasi aset properti dapat berjalan seiring dengan upaya mendukung transportasi yang lebih hijau dan berkelanjutan. “Kami melihat potensi besar dalam memanfaatkan ruang dan infrastruktur yang sudah ada untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan proyek ini. PT Pos Properti bekerja sama dengan PT Niscala Energi Indonesia, yang mengelola merek iGreen+, serta PT PLN (Persero). PT Pos Indonesia menyediakan lokasi strategis, sedangkan PLN menjamin keandalan pasokan listrik untuk operasional SPKLU. Kerja sama ini menegaskan komitmen Pos Properti untuk tidak hanya mengoptimalkan aset properti, tetapi juga berperan aktif dalam transisi energi bersih.

Peran Pos Properti dalam Menyokong Energi Hijau

Dengan menambahkan fasilitas pengisian kendaraan listrik di properti yang dimiliki, Pos Properti secara langsung berkontribusi pada pengurangan emisi karbon di kota metropolitan. Kendaraan listrik yang lebih banyak mengisi daya di stasiun ini akan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sejalan dengan target pemerintah Indonesia untuk meningkatkan penetrasi kendaraan listrik.

Setelah gempa di NTT, Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan validasi data nelayan serta menilai kerusakan kapal untuk penanganan cepat dan pemulihan sektor perikanan
Baca juga:
Setelah gempa di NTT, Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan validasi data nelayan serta menilai kerusakan kapal untuk penanganan cepat dan pemulihan sektor perikanan

Penggunaan Ultra Fast Charger 120 kW memungkinkan kendaraan listrik menempuh perjalanan penuh dalam waktu singkat, meningkatkan kenyamanan bagi pengguna dan menambah daya tarik bagi pengemudi mobil listrik. Ini juga membantu mengatasi salah satu kendala utama dalam adopsi kendaraan listrik, yaitu ketersediaan stasiun pengisian yang memadai.

Strategi Bisnis Pos Properti dalam Konteks Pasar Energi Hijau

Strategi ini tidak hanya bersifat sosial; ia juga memperkuat posisi Pos Properti di pasar properti komersial. Dengan menyediakan layanan pengisian listrik, properti di kantor pusat PT Pos Indonesia menjadi lebih menarik bagi penyewa yang mengutamakan fasilitas ramah lingkungan. Hal ini dapat meningkatkan nilai sewa dan memperpanjang jangka waktu kontrak sewa, yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan operasional Pos Properti.

Pos Properti juga memanfaatkan peluang pasar yang sedang berkembang, yaitu jaringan SPKLU publik. Seiring dengan peningkatan kendaraan listrik, permintaan akan stasiun pengisian publik juga tumbuh. Dengan memanfaatkan aset properti yang ada, Pos Properti dapat mengurangi biaya investasi awal dan memaksimalkan ROI (Return on Investment) dalam jangka panjang.

Transformasi Ekosistem Digital: Dari Solusi Bisnis UMKM hingga Gaya Hidup Modern bersama Telkomsel
Baca juga:
Transformasi Ekosistem Digital: Dari Solusi Bisnis UMKM hingga Gaya Hidup Modern bersama Telkomsel

Dampak Ekonomi dan Sosial

Dari sisi ekonomi, proyek ini membuka lapangan kerja baru di bidang pemeliharaan, teknisi pengisian, dan manajemen fasilitas. Selain itu, peningkatan penggunaan kendaraan listrik dapat menurunkan biaya operasional bagi perusahaan logistik dan pengiriman yang masih mengandalkan kendaraan berbahan bakar fosil.

Dari sisi sosial, ketersediaan SPKLU di lokasi strategis meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah dengan infrastruktur pengisian terbatas. Hal ini juga mendorong kesadaran publik tentang pentingnya penggunaan energi terbarukan.

Kesimpulan

Pos Properti telah menunjukkan bagaimana optimalisasi aset properti dapat berjalan seiring dengan upaya mendukung transportasi hijau. Melalui kolaborasi dengan PT Niscala Energi Indonesia dan PT PLN (Persero), mereka berhasil mengimplementasikan jaringan SPKLU iGreen+ yang tidak hanya meningkatkan nilai properti, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan penyediaan layanan publik yang berkelanjutan. Langkah ini menegaskan posisi Pos Properti sebagai pelopor inovasi dalam sektor properti komersial sekaligus energi hijau di Indonesia.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan