Kabar YPU – 07 November 2026 | Perjalanan Tottenham Hotspur dalam kampanye Premier League musim 2026/2027 menyuguhkan narasi kebangkitan yang luar biasa. Setelah sempat terpuruk di dasar klasemen pada awal musim, spurs kini menunjukkan taringnya dengan mencatatkan tren positif yang membuat para penggemar mulai berani bermimpi tentang kualifikasi Liga Champions.
Titik balik kemenangan perdana mereka terjadi pada 20 Oktober 2026, saat bermain di Tottenham Hotspur Stadium melawan Coventry City. Dalam laga yang penuh tekanan, tim asuhan Roberto De Zerbi akhirnya berhasil memecah kebuntuan melalui gol melengkung James Maddison pada menit ke-14. Meski sempat disamakan oleh lawan, gol dari Omar Marmoush dan sepakan penentu dari Ben Davies memastikan kemenangan 3-1 bagi tuan rumah. Hasil ini menjadi fondasi penting bagi mentalitas pemain untuk keluar dari zona merah.
Momentum kemenangan tersebut berlanjut saat mereka bertandang ke Stamford Bridge untuk menghadapi Chelsea dalam laga Derby London yang panas. Pertandingan ini penuh drama ketika Cole Palmer mendapatkan kartu merah, namun spurs tetap tampil dominan. Melalui permainan yang solid di lini tengah dan pertahanan yang disiplin, The Lilywhites berhasil mencuri kemenangan 2-0 di markas Chelsea, yang sekaligus mempertegas posisi mereka sebagai tim yang sulit dikalahkan.
Puncak dari performa impresif mereka terlihat dalam laga melawan Crystal Palace. Keunggulan jumlah pemain sejak menit ke-13 setelah Jean-Philippe Mateta diusir keluar lapangan dimanfaatkan dengan sangat baik. Archie Gray membuka keunggulan melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok Mohammed Kudus, sebelum akhirnya Jan Paul van Hecke menggandakan skor menjadi 2-0. Kemenangan ini menandai tiga kemenangan beruntun bagi spurs di kompetisi domestik.
| Pertandingan | Skor | Status |
|---|---|---|
| Tottenham vs Coventry City | 3-1 | Menang |
| Chelsea vs Tottenham | 0-2 | Menang |
| Tottenham vs Crystal Palace | 2-0 | Menang |
Kini, posisi Tottenham telah merangkak naik ke peringkat kedelapan klasemen dengan koleksi 12 poin. Selisih empat poin dari zona Liga Champions menjadi motivasi tambahan bagi skuad De Zerbi. Meskipun sempat mengalami kekalahan pahit dari Leeds United dengan skor 0-1 di Elland Road yang sempat menghambat laju mereka, performa secara keseluruhan menunjukkan grafik yang meningkat tajam.
Dengan jadwal yang cukup padat di depan mata, termasuk laga melawan Ipswich Town, Sunderland, dan Fulham, sebelum akhirnya menghadapi rival abadi Arsenal, konsistensi akan menjadi kunci utama. Jika mampu menjaga stabilitas performa seperti dalam tiga laga terakhir, impian untuk kembali berkompetisi di kancah Eropa melalui Liga Champions bukan lagi sekadar angan-angan bagi para pendukung setianya.
Secara keseluruhan, transformasi Tottenham dari tim yang kesulitan meraih poin menjadi penantang zona papan atas menunjukkan kedalaman skuad dan taktik yang mulai matang di bawah arahan Roberto De Zerbi. Perjalanan masih panjang, namun angin segar kini berhembus kencang ke arah London Utara.

Leave a comment