Skip to content

Eksperimen Jose Mourinho: Memberi Kebebasan Total pada Jude Bellingham di Real Madrid

Eksperimen Jose Mourinho: Memberi Kebebasan Total pada Jude Bellingham di Real Madrid
Eksperimen Jose Mourinho: Memberi Kebebasan Total pada Jude Bellingham di Real Madrid

Kabar YPU – 01 September 2026 | Real Madrid tengah menunjukkan dominasi luar biasa di awal musim La Liga 2026/2027 di bawah komando pelatih anyar, Jose Mourinho. Salah satu sorotan utama dalam performa impresif Los Blancos adalah transformasi peran jude bellingham yang kini tampil jauh lebih tajam dan dinamis di lini tengah. Kemenangan telak 4-0 atas Malaga di Stadion Santiago Bernabeu pada Minggu (30/8/2026) menjadi bukti nyata bagaimana strategi Mourinho mulai membuahkan hasil manis bagi tim ibu kota Spanyol tersebut.

Dalam laga tersebut, Bellingham membuka keunggulan Madrid pada menit ke-19 melalui aksi solo yang memukau. Ia berhasil melewati dua pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan mendatar yang melewati kaki kiper Alfonso Herrero. Tidak hanya mencetak gol, pemain berusia 23 tahun ini juga berperan penting dalam terciptanya gol kedua melalui sundulannya yang gagal dihalau pertahanan Malaga. Kemenangan ini melengkapi catatan sempurna Madrid dengan tiga kemenangan beruntun di liga domestik.

Bali United Pesta Gol di Gianyar: Garudayaksa FC Hancur Lebur Lima Gol Tanpa Balas
Baca juga:
Bali United Pesta Gol di Gianyar: Garudayaksa FC Hancur Lebur Lima Gol Tanpa Balas

Keberhasilan ini tidak lepas dari perubahan taktik yang diterapkan Mourinho. Berbeda dengan periode sebelumnya, Bellingham kini diberikan kebebasan peran yang lebih luas. Ia tidak lagi terpaku pada satu posisi statis, melainkan diperbolehkan untuk bergerak maju ke area penyerangan atau turun lebih dalam untuk membantu transisi permainan.

“Sekarang saya merasa sedikit lebih bebas, dengan kebebasan untuk bergerak lebih maju, atau turun lebih dalam jika kami membutuhkannya. Saya sangat menikmatinya. Itulah alasan mengapa saya bermain dengan baik,” ujar Bellingham kepada Real Madrid TV setelah pertandingan.

Namun, di balik performa gemilang tersebut, Jose Mourinho mengungkapkan satu hal spesifik yang tidak ingin ia lihat dari pemain bintangnya itu. Mourinho memberikan peringatan keras agar Bellingham tidak lagi menjalankan peran defensif yang terlalu ekstrem di sisi kiri lapangan. Hal ini merujuk pada pengalaman masa lalu saat Mourinho masih melatih Benfica.

Lamine Yamal Menggila! Spanyol Sabet Kemenangan Sempurna Atas Ceko di UEFA Nations League
Baca juga:
Lamine Yamal Menggila! Spanyol Sabet Kemenangan Sempurna Atas Ceko di UEFA Nations League

Mourinho menceritakan bagaimana saat menghadapi Real Madrid di Liga Champions musim lalu, ia melihat Bellingham cenderung turun terlalu jauh hingga menyerupai bek kiri tambahan. Celah inilah yang dieksploitasi oleh Benfica untuk meraih kemenangan atas Madrid. “Saya tidak menyukainya dan saya tidak ingin melihatnya lagi. Dia tahu apa yang harus dilakukan, dan dia merasa nyaman melakukannya,” tegas pelatih asal Portugal tersebut.

Berikut adalah kontribusi statistik Jude Bellingham dalam tiga pertandingan awal La Liga musim ini:

Statistik Jumlah
Pertandingan Dimainkan 3
Gol 2
Assist 2
Status Tim 3 Kemenangan Beruntun

Selain Bellingham, kekuatan lini serang Madrid semakin mengerikan dengan kehadiran Kylian Mbappe dan Vinicius Junior. Mourinho memuji kemistri yang mulai terbangun di antara trio superstar tersebut, menepis keraguan mengenai kompatibilitas gaya main mereka. Meskipun Madrid tampil dominan, Bellingham sempat memberikan catatan kritis mengenai penurunan intensitas permainan tim pada 20 menit terakhir laga melawan Malaga.

Bali United berhasil meraih kemenangan tipis atas PSS Sleman dalam laga BRI Super League yang digelar di Gianyar
Baca juga:
Bali United berhasil meraih kemenangan tipis atas PSS Sleman dalam laga BRI Super League yang digelar di Gianyar

Dengan jadwal yang semakin padat, termasuk persiapan menghadapi fase grup Liga Champions melawan Inter Milan, efektivitas peran baru jude bellingham akan menjadi kunci utama bagi Real Madrid untuk mempertahankan konsistensi mereka di papan atas klasemen. Dukungan penuh dari suporter di Santiago Bernabeu, yang memberikan standing ovation saat ia digantikan, menjadi suntikan moral besar bagi sang gelandang dalam mengarungi musim yang panjang ini.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan