Skip to content

Tragedi Kebakaran Hebat di Nanga Pinoh: Puluhan Ruko dan Kelenteng Bersejarah Hangus Dilalap Api

Tragedi Kebakaran Hebat di Nanga Pinoh: Puluhan Ruko dan Kelenteng Bersejarah Hangus Dilalap Api
Tragedi Kebakaran Hebat di Nanga Pinoh: Puluhan Ruko dan Kelenteng Bersejarah Hangus Dilalap Api

Kabar YPU – 31 Oktober 2026 | Musibah kebakaran hebat melanda kawasan pertokoan padat penduduk di nanga pinoh, tepatnya di Jalan Merak, Desa Tanjung Niaga, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, pada Rabu (28/10/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.24 WIB tersebut memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga setempat yang sedang terlelap.

Kobaran api yang sangat besar dengan cepat merambat di antara bangunan yang saling berhimpitan, membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra keras. Tim gabungan yang terdiri dari Badan Sosial Pemadam Kebakaran (BSPBK) Bhakti Mulia, TNI, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Palang Merah Indonesia (PMI), serta pihak kepolisian segera dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api agar tidak meluas ke pemukiman warga lainnya.

KPK Disita Aset Mewah Vinna Ledy, Dugaan Pengaruh Pengusaha di Balik Pemberian Hadiah Tak Transparan
Baca juga:
KPK Disita Aset Mewah Vinna Ledy, Dugaan Pengaruh Pengusaha di Balik Pemberian Hadiah Tak Transparan

Dampak Kerusakan dan Bangunan Bersejarah yang Terbakar

Berdasarkan data dari Pemerintah Desa Tanjung Niaga, kebakaran ini mengakibatkan kerusakan masif pada berbagai jenis bangunan. Selain bangunan komersial, beberapa rumah tinggal juga dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga hangus total. Berikut adalah rincian data bangunan yang terdampak:

Jenis Bangunan Keterangan
Rumah Toko (Ruko) Sebanyak 54 unit dilaporkan terbakar
Bangunan Bersejarah Kelenteng Fuk Tet Chie (berdiri sejak 1925)
Total Entri Terdampak 56 entri (termasuk gudang, warung, dan rumah kosong)

Salah satu kerugian yang paling menyita perhatian adalah hangusnya Kelenteng Fuk Tet Chie. Bangunan ini bukan sekadar tempat ibadah, melainkan simbol sejarah bagi masyarakat Tionghoa di nanga pinoh yang telah berdiri sejak tahun 1925. Kehilangan bangunan ini menjadi duka mendalam bagi warga karena nilai historisnya yang sangat tinggi.

Beberapa unit usaha yang tercatat mengalami dampak langsung antara lain Warung Mie Nikmat, Toko Sembako, Toko Sinar Nelayan, Salon Matahari, Toko Obat Wajar, serta beberapa gudang milik Toko Kita dan Toko Maju Jaya. Meskipun api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 09.00 WIB, kerugian material diperkirakan mencapai angka miliaran rupiah.

Dinamika Global: Dari Skandal Selebriti hingga Ketegangan Politik Dunia
Baca juga:
Dinamika Global: Dari Skandal Selebriti hingga Ketegangan Politik Dunia

Solidaritas Masyarakat: Pembukaan Posko Bantuan

Menanggapi musibah yang menimpa warga nanga pinoh, berbagai elemen masyarakat bergerak cepat untuk menggalang aksi kemanusiaan. Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Melawi bersama BSPBK Bhakti Mulia dan Yayasan Mawar secara resmi membuka Posko Peduli Korban Kebakaran.

Ketua MABT Melawi, Taufik, menyatakan bahwa pembukaan posko ini bertujuan untuk memfasilitasi warga yang ingin menyalurkan bantuan guna meringankan beban para korban yang kehilangan mata pencaharian dan harta benda. Berikut adalah informasi mengenai penyaluran bantuan:

  • Lokasi Posko: Yayasan Mawar, Jalan Juang, Kota Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.
  • Waktu Penggalangan: 29 Oktober hingga 4 November 2026.
  • Jenis Bantuan: Uang tunai, pakaian layak pakai, dan kebutuhan pokok (sembako).
  • Donasi Digital: Melalui rekening Bank Kalbar nomor 4521 5402 61.

Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Warga berharap proses investigasi dapat segera dilakukan untuk mengetahui apakah kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik atau faktor lainnya. Peristiwa memilukan di nanga pinoh ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran di kawasan padat penduduk.

Warga Sri Lanka yang Terkena Kemarau Parah Relawan Gali Sungai Kering demi Menemukan Sumber Air Bersih bagi Komunitas
Baca juga:
Warga Sri Lanka yang Terkena Kemarau Parah Relawan Gali Sungai Kering demi Menemukan Sumber Air Bersih bagi Komunitas

Musibah ini meninggalkan luka mendalam bagi para pelaku usaha dan warga, namun semangat gotong royong yang muncul melalui berbagai bantuan menunjukkan bahwa solidaritas masyarakat tetap kuat di tengah bencana.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan