Skip to content

Kebangkitan Veda Ega Pratama: Merangsek ke Empat Besar di Hasil FP1 Moto3 Malaysia 2026

Kebangkitan Veda Ega Pratama: Merangsek ke Empat Besar di Hasil FP1 Moto3 Malaysia 2026
Kebangkitan Veda Ega Pratama: Merangsek ke Empat Besar di Hasil FP1 Moto3 Malaysia 2026

Kabar YPU – 30 Oktober 2026 | Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, memberikan kejutan besar pada sesi latihan bebas pertama di Sirkuit Sepang. Melalui hasil fp1 moto3 Malaysia 2026 yang dirilis pada Jumat (30/10), rider Honda Team Asia ini berhasil menembus posisi empat besar setelah sempat tertahan di papan bawah. Performa impresif pemuda asal Wonosari, Gunungkidul ini menjadi sinyal kuat bahwa ia siap bersaing di papan atas pada seri Grand Prix Malaysia tahun ini.

Memulai sesi dengan penuh kehati-hatian, Veda Ega tidak langsung menunjukkan dominasinya. Pada putaran-putaran awal, ia sempat berada di posisi ke-20. Namun, konsistensi dan strategi yang tepat mulai membuahkan hasil. Ia perlahan merangkak naik ke posisi ke-18, hingga kemudian memanfaatkan teknik towing di belakang pembalap tuan rumah, Hakim Danish, untuk melesat ke urutan kesembilan menjelang pertengahan sesi.

Drama UFC 331: Jon Jones Buka Suara Soal Aksi Gable Steveson yang Langsung Tinggalkan Octagon Usai KO Kilat
Baca juga:
Drama UFC 331: Jon Jones Buka Suara Soal Aksi Gable Steveson yang Langsung Tinggalkan Octagon Usai KO Kilat

Ketegangan memuncak pada paruh kedua sesi. Maximo Quiles, yang sebelumnya telah mengunci gelar juara dunia Moto3 2026 di Mandalika, sempat memimpin jalannya latihan dengan catatan waktu 2 menit 11,714 detik. Veda Ega tidak tinggal diam; ia terus memangkas selisih waktu dengan para pesaingnya. Pada menit-menit krusial menjelang akhir sesi, Veda berhasil menorehkan catatan waktu fantastis 2 menit 11,819 detik, yang membawanya naik ke peringkat keempat secara signifikan.

Berdasarkan hasil fp1 moto3 tersebut, persaingan di posisi teratas sangatlah ketat. Alvaro Carpe dari tim Red Bull KTM Ajo akhirnya berhasil mengamankan posisi puncak dengan torehan 2 menit 11,585 detik. Berikut adalah rincian sepuluh besar hasil latihan bebas pertama tersebut:

Catatan menarik pekan pertama BRI Super League 2026/2027 menyoroti kembalinya suporter away serta debutan tajam yang memberi warna baru pada kompetisi
Baca juga:
Catatan menarik pekan pertama BRI Super League 2026/2027 menyoroti kembalinya suporter away serta debutan tajam yang memberi warna baru pada kompetisi
Posisi Pembalap Catatan Waktu
1 Alvaro Carpe 2 menit 11,585 detik
2 Maximo Quiles 2 menit 11,714 detik
3 Marco Morelli 2 menit 11,720 detik
4 Veda Ega Pratama 2 menit 11,819 detik
5 Hakim Danish 2 menit 11,834 detik
6 Joel Kelso 2 menit 11,841 detik
7 Rico Salmela 2 menit 11,865 detik
8 Scott Ogden 2 menit 12,163 detik
9 Brian Uriarte 2 menit 12,273 detik
10 Kiattisak Singhapong 2 menit 12,283 detik

Keberhasilan Veda Ega dalam hasil fp1 moto3 ini juga patut diapresiasi karena ia berhasil mengungguli pembalap tuan rumah Malaysia, Hakim Danish, yang harus puas finis di posisi kelima. Hal ini memberikan suntikan kepercayaan diri yang besar bagi rider berusia 17 tahun tersebut sebelum memasuki sesi Practice selanjutnya.

Performa ini menjadi modal krusial bagi Veda untuk mengejar target besarnya musim ini. Ia masih dalam persaingan ketat untuk menembus posisi lima besar klasemen akhir Moto3 2026, bersaing dengan nama-nama seperti Adrian Fernandez, Marco Morelli, dan Valentin Perrone. Selain itu, Veda memiliki ambisi untuk mengulang kesuksesan meraih pole position seperti yang pernah ia lakukan di seri Australia sebelumnya.

Debut Sani Rizki Fauzi di BRI Super League Jadi Momentum Penting Bagi Pemain Lokal untuk Tampil Bersinar
Baca juga:
Debut Sani Rizki Fauzi di BRI Super League Jadi Momentum Penting Bagi Pemain Lokal untuk Tampil Bersinar

Menatap agenda berikutnya, Veda Ega diharapkan dapat memperbaiki catatan waktunya pada sesi Practice yang dijadwalkan pada pukul 12.15 WIB. Pada hari Sabtu (31/10), ia akan berjuang habis-habisan dalam sesi kualifikasi untuk memperebutkan posisi start terdepan. Melihat tren positif dari hasil fp1 moto3 kali ini, harapan publik Indonesia untuk melihat bendera Merah Putih berkibar di barisan terdepan Sirkuit Sepang kini semakin terbuka lebar.

Secara keseluruhan, sesi FP1 ini menunjukkan bahwa lintasan Sepang yang kering meskipun berawan menjadi medan yang sangat kompetitif. Veda Ega Pratama telah membuktikan bahwa ia memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa, mampu bangkit dari posisi belakang menuju jajaran elit pembalap tercepat. Fokus utama kini tertuju pada bagaimana tim Honda Team Asia dapat mengoptimalkan setelan motor Veda untuk sesi kualifikasi esok hari.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan