Kabar YPU – 29 Oktober 2026 | Pertandingan dramatis tersaji di Etihad Stadium saat skuad man city berhasil memastikan tempat di perempat final Carabao Cup melalui drama adu penalti yang menegangkan. Menghadapi Brighton & Hove Albion, tim asuhan Enzo Maresca harus melewati laga sengit yang berakhir imbang 2-2 dalam waktu normal sebelum akhirnya menang dengan skor 4-3 dalam babak penalti.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Brighton tampil mengejutkan dengan memberikan tekanan tinggi. Tim tamu berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-30 melalui aksi Malick Yalcouye. Meski demikian, City menunjukkan mentalitas juara dengan menyamakan kedudukan lewat Mateo Kovacic pada menit ke-40. Namun, kegembiraan pendukung tuan rumah tidak bertahan lama karena Georginio Rutter kembali membawa Brighton unggul hanya dua menit setelah babak kedua dimulai.
Momentum kebangkitan City akhirnya dipicu oleh sosok Rayan Cherki. Pemain nomor 10 asal Prancis tersebut menunjukkan kualitas kepemimpinannya di lapangan. Pada menit ke-73, Cherki melepaskan tendangan bebas tajam yang membentur Vitor Reis sebelum akhirnya masuk ke gawang Jason Steele, mengubah skor menjadi 2-2. Performa impresif Cherki tidak hanya terlihat dari golnya, tetapi juga bagaimana ia memimpin rekan-rekan setimnya di tengah absennya beberapa kapten utama.
Memasuki babak adu penalti, ketegangan memuncak. Mateo Kovacic menjadi pemain pertama yang gagal mengeksekusi penalti bagi City. Namun, keberanian para eksekutor lainnya terbukti menjadi kunci. Phil Foden, Enzo Fernandez, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki sukses menjalankan tugas mereka dengan sempurna. Di sisi lain, kiper Geronimo Rulli tampil heroik dengan menepis tendangan Yasin Ayari dan Lewis Dunk, memastikan kemenangan bagi man city.
Enzo Maresca mengungkapkan rasa bangganya terhadap performa para pemain yang ia rotasi untuk laga ini. Ia menekankan bahwa kedalaman skuad adalah kunci dalam kompetisi yang padat. Berikut adalah ringkasan statistik penting dari pertandingan tersebut:
| Detail Pertandingan | Statistik / Hasil |
|---|---|
| Skor Waktu Normal | 2 – 2 |
| Skor Adu Penalti | 4 – 3 |
| Pencetak Gol City | Mateo Kovacic, Rayan Cherki |
| Pencetak Gol Brighton | Malick Yalcouye, Georginio Rutter |
| Pahlawan Penalti | Rayan Cherki, Phil Foden, Enzo Fernandez, Jeremy Doku |
Sorotan khusus juga tertuju pada Rayan Cherki. Pemain berusia 23 tahun yang bergabung pada Juni 2025 ini membuktikan mengapa ia layak mengenakan nomor punggung 10. Selain mencetak gol penyama kedudukan, ia juga menjadi penentu kemenangan dengan mengeksekusi penalti kelima. Kepemimpinannya di lapangan, bahkan dalam memberikan instruksi kepada rekan setim, menunjukkan kematangan yang luar biasa bagi pemain muda berbakat ini.
Maresca juga memberikan apresiasi khusus kepada Jeremy Doku yang masuk dari bangku cadangan. Meskipun tidak mencetak gol, kehadiran Doku memberikan dampak signifikan dalam mengubah ritme permainan di babak kedua. Hal ini membuktikan bahwa strategi rotasi yang diterapkan manajer terhadap man city berjalan sesuai rencana, di mana pemain pelapis mampu tampil selevel dengan pemain inti.
Dengan kemenangan ini, perjalanan man city di Carabao Cup masih terbuka lebar. Setelah menyingkirkan Brighton, mereka dijadwalkan akan menghadapi Bradford City di babak perempat final. Di tengah kabar bursa transfer yang menyebutkan ketertarikan klub terhadap pemain muda PSG, Desire Doue, fokus utama saat ini tetap pada konsistensi tim dalam memburu trofi di musim ini.
Kemenangan ini bukan sekadar tentang satu trofi, melainkan tentang pembuktian bahwa proyek baru di bawah kendali Maresca memiliki fondasi yang kuat. Kemampuan tim untuk bangkit dari ketertinggalan dua kali menunjukkan mentalitas yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi.

Leave a comment