Kabar YPU – 25 Oktober 2026 | Pertandingan lanjutan Liga Italia Serie A yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Sabtu (24/10/2026) memberikan kejutan besar bagi peta persaingan papan atas. Skuad asuhan Cesc Fabregas, Como 1907, berhasil mempertahankan tren positif mereka dengan membungkam Sassuolo lewat skor meyakinkan 2-0. Hasil ini secara otomatis mengubah dinamika klasemen como 1907 vs sassuolo, di mana tuan rumah kini melesat naik sementara tim tamu justru semakin terpuruk.
Kemenangan ini menjadi bukti konsistensi luar biasa dari anak asuh Fabregas. Setelah sebelumnya mencatatkan hasil spektakuler dengan menumbangkan Manchester United di ajang Liga Champions, Como 1907 kembali menunjukkan taringnya di kompetisi domestik. Dengan tambahan tiga poin ini, Como kini sukses menembus posisi empat besar klasemen sementara Serie A dengan koleksi 17 poin.
Dominasi Como 1907 di Lapangan Hijau
Sejak peluit pertama dibunyikan, Como langsung memegang kendali penuh atas jalannya pertandingan. Gelandang Martin Baturina menjadi motor serangan yang berkali-kali merepotkan lini pertahanan Sassuolo. Meski kiper Stefano Turati tampil cekatan melakukan beberapa penyelamatan krusial, tekanan bertubi-tubi dari tim tuan rumah sulit dibendung.
Sassuolo sebenarnya sempat mencoba memberikan perlawanan melalui skema serangan balik cepat. Benja Dominguez sempat melepaskan tembakan pada menit ke-19, namun bola masih melenceng dari sasaran. Upaya Kieron Bowie di babak kedua juga belum membuahkan hasil karena tendangannya masih melambung tinggi di atas mistar gawang. Ketidakmampuan Sassuolo dalam mengorganisir pertahanan membuat klasemen como 1907 vs sassuolo semakin menjauh dari jangkauan persaingan zona Eropa.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-49. Anastasios Douvikas, penyerang asal Yunani, berhasil memanfaatkan umpan terukur dari Maxence Caqueret untuk menyarangkan bola ke gawang lawan. Tak butuh waktu lama, Douvikas kembali menjadi pahlawan pada menit ke-60. Memanfaatkan ruang kosong di tengah kotak penalti, ia melepaskan tembakan keras yang membuat skor menjadi 2-0 untuk keunggulan Como.
Absennya Jay Idzes Menjadi Titik Lemah Sassuolo
Kekalahan ini semakin diperparah dengan absennya bek andalan sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes. Pemain tersebut belum bisa memperkuat Sassuolo karena masih dalam masa pemulihan cedera. Tanpa kehadiran Idzes yang biasanya menjadi pilar di lini belakang, Sassuolo terlihat rapuh saat menghadapi tekanan tinggi dari pemain-pemain Como.
Kondisi ini tercermin dalam data posisi kedua tim setelah pertandingan berakhir:
| Tim | Peringkat | Poin | Status |
|---|---|---|---|
| Como 1907 | 4 | 17 | Zona Liga Champions |
| Sassuolo | 14 | 8 | Zona Tengah |
Melihat pergerakan klasemen como 1907 vs sassuolo, Sassuolo kini harus bekerja ekstra keras untuk keluar dari zona tengah dan menghindari ancaman degradasi di sisa musim. Sebaliknya, Como 1907 kini menjadi salah satu tim yang paling disegani di Italia dengan performa yang sangat stabil.
Situasi Persaingan Papan Atas Serie A
Selain kemenangan Como, pekan ke-8 Liga Italia juga diwarnai oleh manuver Lazio yang berhasil menggeser Inter Milan dari puncak klasemen setelah mengalahkan Parma 2-1. Hal ini menciptakan persaingan yang sangat ketat di jajaran elit Serie A. Namun, bagi para pendukung Como, fokus utama saat ini adalah menjaga momentum agar tetap berada di jalur empat besar. Perubahan signifikan dalam klasemen como 1907 vs sassuolo ini menandakan bahwa musim 2026/2027 akan menjadi musim yang sangat kompetitif bagi semua tim.
Secara keseluruhan, kemenangan Como 1907 atas Sassuolo bukan sekadar tentang tiga poin, melainkan pernyataan kekuatan bahwa tim di bawah arahan Cesc Fabregas siap menantang raksasa Italia lainnya. Dengan performa Douvikas yang sedang tajam, Como diprediksi akan terus memberikan kejutan di pekan-pekan mendatang.

Leave a comment