Skip to content

Drama Menit Akhir! Gol Tijjani Reijnders Bawa Al-Qadisiyah Bungkam Al-Taawon di Kandang

Drama Menit Akhir! Gol Tijjani Reijnders Bawa Al-Qadisiyah Bungkam Al-Taawon di Kandang
Drama Menit Akhir! Gol Tijjani Reijnders Bawa Al-Qadisiyah Bungkam Al-Taawon di Kandang

Kabar YPU – 22 Oktober 2026 | Pertandingan sengit tersaji dalam laga al-taawon vs al-qadisiyah yang mempertemukan dua tim dengan ambisi besar di kompetisi Saudi Pro League. Dalam duel yang berlangsung di Al-Taawoun Stadium ini, Al-Qadisiyah berhasil mencuri kemenangan krusial lewat gol dramatis di masa injury time, yang sekaligus mengamankan posisi mereka di papan atas klasemen sementara.

Sejak peluit pertama dibunyikan, dominasi permainan langsung terlihat berada di tangan Al-Qadisiyah. Meskipun Al-Taawon bermain di hadapan pendukung sendiri, mereka tampak kesulitan untuk mengimbangi intensitas serangan tim tamu. Statistik menunjukkan penguasaan bola yang sangat timpang, di mana Al-Qadisiyah mampu mengendalikan jalannya laga dengan persentase penguasaan bola mencapai 71% hingga 75% di berbagai fase pertandingan.

Man City Mulai Era Baru dengan Comeback Dramatis Enzo Maresca: “Kami Masih Berproses” dan Tanda Awal Kebangkitan di Premier League
Baca juga:
Man City Mulai Era Baru dengan Comeback Dramatis Enzo Maresca: “Kami Masih Berproses” dan Tanda Awal Kebangkitan di Premier League

Al-Taawon sendiri harus menghadapi situasi sulit sejak awal laga. Pada menit ke-7, mereka terpaksa melakukan perubahan taktis dengan memasukkan Nasser Al-Haleel menggantikan Muteb Al-Mufarrij. Tak lama berselang, pada menit ke-14, cedera atau masalah kebugaran memaksa mereka melakukan pergantian pemain kedua, yakni Mohammed Bassam Al Hurayji yang masuk menggantikan Abdulrahman Hendi. Rentetan pergantian pemain ini menunjukkan betapa besarnya tekanan yang diberikan oleh Al-Qadisiyah dalam laga al-taawon vs al-qadisiyah tersebut.

Meskipun Al-Qadisiyah tampil sangat agresif dengan melepaskan hingga 20 tembakan sepanjang pertandingan, pertahanan Al-Taawon yang digalang dengan semangat juang tinggi masih mampu bertahan dari gempuran. Al-Taawon berkali-kali melakukan perubahan pemain, termasuk memasukkan Rakan Al Tulayhi, Nedim Bajrami, dan Awn Al-Saluli, demi menjaga keseimbangan lini tengah dan belakang agar tidak kebobolan.

Ketegangan memuncak di babak kedua saat Al-Qadisiyah terus menggempur tanpa henti. Pelatih Al-Qadisiyah melakukan langkah cerdas dengan memasukkan pemain segar seperti Mateo Retegui untuk memperkuat lini serang. Namun, hingga memasuki menit-menit akhir, skor masih tertahan imbang 0-0. Pertarungan al-taawon vs al-qadisiyah ini seolah menuju hasil tanpa gol hingga akhirnya sebuah momen ajaib terjadi.

Drama di Jan Breydel Stadium: Aston Villa Tekuk Club Brugge dalam Duel Sengit Liga Champions
Baca juga:
Drama di Jan Breydel Stadium: Aston Villa Tekuk Club Brugge dalam Duel Sengit Liga Champions

Pada menit ke-90+6, tepat di penghujung masa tambahan waktu, Al-Qadisiyah akhirnya memecah kebuntuan. Berawal dari umpan matang Christopher Bonsu Baah, Tijjani Reijnders berhasil mengeksekusi bola dengan presisi tinggi ke dalam gawang Al-Taawon. Gol tunggal tersebut memastikan kemenangan 1-0 bagi tim tamu dan memicu perayaan luar biasa di bangku cadangan Al-Qadisiyah.

Kemenangan ini memberikan dampak signifikan bagi peta persaingan liga. Berikut adalah ringkasan statistik kunci dari pertandingan tersebut:

Statistik Pertandingan Al-Taawon Al-Qadisiyah
Penguasaan Bola 29% 71%
Total Tembakan 6 20
Tembakan Tepat Sasaran 2 7
Tendangan Sudut 3 15
Penyelamatan Kiper 7 2

Hasil ini mengukuhkan posisi Al-Qadisiyah di peringkat kedua klasemen dengan koleksi 22 poin, memperketat persaingan menuju puncak klasemen. Di sisi lain, kekalahan ini membuat Al-Taawon semakin terpuruk di zona bawah klasemen, tepatnya di peringkat ke-17. Drama dalam laga al-taawon vs al-qadisiyah ini membuktikan bahwa dalam sepak bola, pertandingan belum benar-benar berakhir hingga wasit meniup peluit panjang.

Dinamika Atlético Madrid: Dari Pengakuan Cristiano Ronaldo hingga Pertandingan Legenda dan Isu Pemalsuan Brand
Baca juga:
Dinamika Atlético Madrid: Dari Pengakuan Cristiano Ronaldo hingga Pertandingan Legenda dan Isu Pemalsuan Brand

Secara keseluruhan, Al-Qadisiyah menunjukkan mentalitas juara dengan mampu mempertahankan dominasi permainan dan tetap tenang dalam mencari peluang emas di menit-menit terakhir. Bagi Al-Taawon, evaluasi besar harus dilakukan terutama dalam hal penguasaan bola dan koordinasi lini pertahanan agar tidak mudah ditekan oleh tim-tim papan atas lainnya.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan