Skip to content

Dilema Harga Minyak: Dari Gejolak Global Hingga Strategi Emak-Emak Hadapi Kenaikan Pangan

Dilema Harga Minyak: Dari Gejolak Global Hingga Strategi Emak-Emak Hadapi Kenaikan Pangan
Dilema Harga Minyak: Dari Gejolak Global Hingga Strategi Emak-Emak Hadapi Kenaikan Pangan

Kabar YPU – 21 Oktober 2026 | Dinamika pasar komoditas dunia saat ini tengah berada dalam ketidakpastian yang tinggi, terutama terkait fluktuasi harga minyak yang memengaruhi berbagai sektor kehidupan. Mulai dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mengancam pasokan energi global, hingga lonjakan harga kebutuhan pokok di pasar domestik, fenomena ini memaksa masyarakat untuk lebih cerdik dalam mengatur pengeluaran rumah tangga.

Di kancah internasional, harga minyak mentah dunia menunjukkan tren yang fluktuatif akibat upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran. Harga minyak Brent dilaporkan ditutup melemah sekitar 0,4 persen di level USD 109,11 per barel, sementara kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 0,3 persen ke angka USD 98,21 per barel. Penurunan ini dipicu oleh adanya laporan mengenai upaya mediasi yang dilakukan oleh Qatar dan Pakistan untuk mencari jalan tengah guna meredakan ketegangan antara Washington dan Teheran.

Dinamika Industri Minyak Sawit: Dari Kenaikan Harga Referensi hingga Ambisi Ekspansi Global PalmCo
Baca juga:
Dinamika Industri Minyak Sawit: Dari Kenaikan Harga Referensi hingga Ambisi Ekspansi Global PalmCo

Meskipun terdapat harapan diplomasi, para diplomat menekankan bahwa kesepakatan final belum benar-benar tercapai. Ketidakpastian ini tetap membuat harga minyak mentah Brent berada dalam posisi yang rentan setelah sebelumnya melonjak tajam akibat konflik Rusia-Ukraina dan gangguan di Teluk Persia. Risiko geopolitik yang tetap tinggi di wilayah tersebut membuat para pedagang terus memantau setiap perkembangan berita terkait stabilitas pasokan energi dunia.

Jenis Komoditas Perubahan Harga (Jawa Timur) Keterangan
Minyak Goreng Kemasan Premium Naik Rp 246 (1,12%) Tren kenaikan
Minyak Goreng Curah Turun Rp 444 (2,17%) Tren penurunan
Daging Ayam Kampung Naik Rp 893 (1,28%) Tren kenaikan
Cabai Rawit Merah Naik Rp 2.508 (4,08%) Kenaikan signifikan
Beras Medium Turun Rp 169 (1,30%) Tren penurunan

Kondisi pasar global yang tidak menentu ini berimbas langsung pada stabilitas harga pangan di tingkat lokal. Di Jawa Timur, data Siskaperbapo menunjukkan adanya pergerakan harga yang beragam pada sembilan bahan pokok. Sementara harga minyak goreng kemasan premium mengalami kenaikan, minyak goreng curah justru mencatatkan penurunan. Hal ini menunjukkan kompleksitas rantai pasok yang memengaruhi harga di tingkat konsumen.

Belajar dari model Toyota, RI berambisi meningkatkan ekspor baterai mobil listrik guna raih posisi kompetitif global
Baca juga:
Belajar dari model Toyota, RI berambisi meningkatkan ekspor baterai mobil listrik guna raih posisi kompetitif global

Dampak kenaikan harga pangan juga dirasakan nyata oleh masyarakat di Balikpapan, Kalimantan Timur. Menanggapi mahalnya harga kebutuhan dapur, warga mulai beralih ke Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Masyarakat melaporkan adanya selisih harga yang cukup signifikan antara pasar reguler dengan program bantuan ini, terutama pada komoditas beras dan minyak goreng.

Sebagai langkah adaptasi terhadap gaya hidup sehat dan penghematan biaya, tren penggunaan teknologi dapur pun mulai bergeser. Penggunaan alat seperti air fryer menjadi solusi populer bagi keluarga yang ingin mengurangi konsumsi minyak goreng dalam masakan sehari-hari tanpa kehilangan tekstur renyah makanan. Selain membantu menjaga kesehatan dengan mengurangi lemak jahat, penggunaan teknologi ini juga dianggap sebagai bagian dari strategi manajemen dapur yang lebih efisien di tengah tekanan ekonomi.

Harga Emas Antam pada 9 September 2026 Turun Rp 17 Ribu per Gram, Simak Rincian Lengkap Pergerakan Harga dan Faktor Penyebabnya di Sini
Baca juga:
Harga Emas Antam pada 9 September 2026 Turun Rp 17 Ribu per Gram, Simak Rincian Lengkap Pergerakan Harga dan Faktor Penyebabnya di Sini

Secara keseluruhan, menghadapi situasi harga yang fluktuatif memerlukan kombinasi antara kewaspadaan terhadap isu geopolitik global dan kecakapan dalam mengelola anggaran rumah tangga. Baik melalui pemanfaatan program pemerintah seperti GPM maupun adaptasi teknologi masak yang lebih hemat, masyarakat dituntut untuk tetap tangguh di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan