Kabar YPU – 17 Oktober 2026 | Kawasan pegunungan Jawa Timur kembali berduka setelah musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah gunung arjuno dan Gunung Ringgit. Kobaran api yang sangat besar dilaporkan telah melahap ratusan hektare vegetasi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, yang mencakup wilayah Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan.
Kebakaran yang terjadi secara masif ini mulai terdeteksi sejak Selasa (13/10/2026) petang di wilayah Kabupaten Mojokerto. Api kemudian merambat dengan cepat akibat hempasan angin kencang, hingga akhirnya mencapai area puncak dan lereng pegunungan. Fenomena ini menjadi perhatian publik setelah kobaran api dan kepulan asap pekat terlihat jelas dari permukiman warga yang berjarak hingga 15 kilometer, bahkan hingga ke gerbang Tol Malang dan kawasan Pandaan.
Dampak Luas Kebakaran dan Wilayah Terdampak
Berdasarkan data dari UPT Tahura Raden Soerjo, kebakaran ini telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang signifikan. Berikut adalah rincian area yang terdampak:
- Wilayah Kabupaten Mojokerto: Mencapai 170,39 hektare lahan hangus di Resort Kerja Wilayah (RKW) 06 Mojokerto Barat, termasuk Desa Begaganlimo dan Desa Gumeng, Kecamatan Gondang. Kawasan yang terbakar meliputi Gunung Kukusan, Putuk Kencur, Putuk Duro, Putuk Sembung, dan Bukit Cendono.
- Wilayah Kabupaten Pasuruan: Terjadi di RKW 03 Pasuruan, mencakup Desa Jatiarjo dan Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Titik api dilaporkan melalap kawasan strategis seperti Lembah Kijang, Pondok Lembu, hingga area objek wisata Jendela Langit.
- Titik Puncak: Api juga dilaporkan telah mencapai area puncak gunung arjuno, tepatnya di sekitar Puncak Budug Asu dan Gunung Ringgit.
Akibat situasi yang semakin tidak terkendali, UPT Tahura Raden Soerjo mengeluarkan surat pengumuman resmi nomor 500.4.6.10/1886/123.7.2/2026 yang menyatakan bahwa seluruh jalur pendakian ditutup mulai Jumat hingga waktu yang belum ditentukan. Selain menutup akses, pihak pengelola juga telah melakukan evakuasi terhadap para pendaki yang masih berada di jalur pendakian demi keselamatan jiwa.
Upaya Pemadaman dan Mobilisasi Personel Gabungan
Menghadapi medan yang sangat terjal dan berbahaya, tim gabungan dari berbagai instansi dikerahkan untuk melakukan upaya lokalisasi api. Berikut adalah struktur koordinasi penanganan di lapangan:
| Instansi/Tim | Peran dan Tugas |
|---|---|
| BPBD Provinsi Jawa Timur | Koordinasi pusat, assessment, dan pengiriman personel TRC. |
| BPBD Kabupaten Mojokerto & Pasuruan | Pemadaman di titik lokal dan distribusi logistik personel. |
| Manggala Agni & Polhut | Pemadaman teknis dan pengendalian api di hutan. |
| Relawan Lokal | Pemadaman manual menggunakan alat seadanya seperti gepyok dan sekat bakar. |

Leave a comment