Skip to content

Janice Tjen Menggila di Wuhan Open: Tumbangkan Daria Snigur dan Siap Tantang Raksasa Dunia

Janice Tjen Menggila di Wuhan Open: Tumbangkan Daria Snigur dan Siap Tantang Raksasa Dunia
Janice Tjen Menggila di Wuhan Open: Tumbangkan Daria Snigur dan Siap Tantang Raksasa Dunia

Kabar YPU – 15 Oktober 2026 | Petenis tunggal putri andalan Indonesia, Janice Tjen, kembali mencatatkan prestasi gemilang di kancah internasional. Dalam lanjutan turnamen bergengsi WTA 1000 Wuhan Open 2026, Janice berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar setelah menumbangkan wakil Ukraina, daria snigur, dalam pertandingan yang berlangsung dramatis di Optics Valley International Tennis Center, Wuhan, Tiongkok, pada Rabu (14/10/2026).

Pertandingan babak 32 besar tersebut memperlihatkan ketangguhan mental Janice Tjen. Meski menghadapi tekanan dari daria snigur, petenis peringkat 47 dunia tersebut mampu tampil dominan dan mengunci kemenangan dua set langsung dengan skor 7-5 dan 6-3. Sejak awal set pertama, kedua pemain terlibat dalam aksi saling balas break hingga gim ke-10, namun Janice berhasil memanfaatkan peluang emas pada gim ke-12 untuk menutup set pertama dengan keunggulan tipis.

Reno Piscopo Memilih Persik sebagai Tujuan Awal Petualangan Kariernya di Benua Asia, Mengukir Langkah Pertama di Tanah Baru
Baca juga:
Reno Piscopo Memilih Persik sebagai Tujuan Awal Petualangan Kariernya di Benua Asia, Mengukir Langkah Pertama di Tanah Baru

Memasuki set kedua, dominasi petenis Merah Putih semakin terlihat jelas. Janice tampil sangat agresif dengan pukulan forehand yang konsisten masuk, membuat daria snigur kesulitan merespons serangan. Janice sempat membangun keunggulan jauh 4-1 setelah melakukan dua kali break, yang akhirnya membawa dirinya menutup set kedua dengan skor 6-3 dan memastikan langkah ke babak selanjutnya.

Keberhasilan Janice tidak lepas dari efektivitas permainan yang ia tunjukkan di lapangan. Berikut adalah perbandingan statistik kunci antara Janice Tjen dan daria snigur selama pertandingan berlangsung:

Manfaatkan 19 PLTP yang tersebar di Indonesia sebagai sarana menemukan bibit muda sepak bola, membuka peluang klub menggali talenta baru dari wilayah terpencil
Baca juga:
Manfaatkan 19 PLTP yang tersebar di Indonesia sebagai sarana menemukan bibit muda sepak bola, membuka peluang klub menggali talenta baru dari wilayah terpencil
Statistik Pertandingan Janice Tjen Daria Snigur
Skor Akhir 7-5, 6-3 5-7, 3-6
Total Poin 72 59
Ace 4 1
Persentase Servis Pertama 71% 82%
Poin Menang Servis Pertama 75% 49%
Poin Menang Servis Kedua 92% 86%

Meskipun daria snigur memiliki akurasi servis pertama yang lebih tinggi, Janice Tjen membuktikan bahwa efektivitas dalam memenangkan poin jauh lebih krusial. Janice mampu mengumpulkan 72 poin total dan memenangi 13 gim, berkat kemampuannya mengendalikan reli dan ketajaman dalam memanfaatkan setiap peluang break point yang muncul.

Kemenangan ini merupakan momen penting bagi Janice Tjen, mengingat ia baru merasakan kembali kemenangan beruntun dalam satu turnamen setelah tujuh bulan terakhir. Sebelumnya, pencapaian serupa baru ia raih pada turnamen WTA 1000 di Dubai awal tahun ini. Performa impresif ini membuktikan bahwa Janice sedang berada dalam tren positif yang sangat kuat di musim 2026.

Ladeni Persik Kediri, Garudayaksa FC Ekstra bersiap tampil maksimal demi mengamankan tiga angka pertama di laga kandang
Baca juga:
Ladeni Persik Kediri, Garudayaksa FC Ekstra bersiap tampil maksimal demi mengamankan tiga angka pertama di laga kandang

Kini, langkah Janice Tjen di Wuhan Open akan semakin menantang. Di babak 16 besar, ia dijadwalkan menghadapi pemenang antara petenis unggulan dunia, Aryna Sabalenka, atau Ann Li. Jika Janice mampu mempertahankan konsistensi dan agresivitasnya seperti saat menghadapi daria snigur, bukan tidak mungkin petenis Indonesia ini akan melaju lebih jauh hingga ke babak perempat final atau bahkan partai final.

Perjalanan Janice di turnamen ini menjadi harapan besar bagi dunia tenis Indonesia. Dengan kemampuan servis yang efektif dan ketajaman dalam mengembalikan bola, ia telah menunjukkan bahwa petenis Asia Tenggara mampu bersaing di level tertinggi turnamen WTA 1000.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan