Skip to content

Cetak Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Mengguncang Mandalika dan Pecahkan Rekor Honda Team Asia

Cetak Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Mengguncang Mandalika dan Pecahkan Rekor Honda Team Asia
Cetak Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Mengguncang Mandalika dan Pecahkan Rekor Honda Team Asia

Kabar YPU – 13 Oktober 2026 | Aksi heroik ditunjukkan oleh pembalap muda berbakat Indonesia dalam ajang Moto3 Grand Prix Indonesia 2026. Penampilan veda ega pratama moto3 mandalika menjadi pusat perhatian dunia internasional saat ia berhasil memberikan perlawanan sengit di hadapan pendukung tuan rumah. Meski harus melewati persaingan yang sangat ketat, pembalap berusia 17 tahun ini membuktikan bahwa dirinya adalah talenta masa depan yang mampu bersaing di level tertinggi dunia.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Veda Ega Pratama menunjukkan performa yang luar biasa. Memulai balapan dari posisi ketujuh, ia tidak butuh waktu lama untuk menunjukkan taringnya. Veda sempat melakukan manuver agresif yang membawanya merangsek hingga ke posisi kedua, bersaing ketat dengan para pembalap papan atas lainnya. Meski tekanan dari para pesaing membuatnya kehilangan beberapa posisi di lap-lap akhir, ia berhasil bangkit dan mengamankan finis di posisi keenam.

BRI Super League berlanjut, Persib menaklukkan Darije Kalezic dan Darije mengakui Balsa Sekulic sebagai mimpi buruk PSM
Baca juga:
BRI Super League berlanjut, Persib menaklukkan Darije Kalezic dan Darije mengakui Balsa Sekulic sebagai mimpi buruk PSM

Hasil ini bukan sekadar finis di urutan keenam, melainkan sebuah pencapaian sejarah. Veda Ega Pratama resmi memecahkan rekor poin debutan tertinggi bagi Honda Team Asia. Ia melampaui catatan prestisius milik pembalap Jepang, Ai Ogura, yang pada musim 2019 mengoleksi 109 poin. Dengan tambahan 10 poin dari seri Mandalika, total koleksi poin Veda kini mencapai 115 poin, sebuah angka yang membuktikan konsistensi luar biasa bagi seorang pembalap muda di musim debutnya.

Pecahnya Rekor Pembalap Indonesia di Mandalika

Selain rekor di level Honda Team Asia, performa veda ega pratama moto3 mandalika juga mencatatkan sejarah baru bagi pembalap Indonesia di sirkuit kebanggaan tanah air tersebut. Selama Mandalika menjadi tuan rumah Grand Prix sejak 2022, belum ada pembalap Indonesia yang mampu meraih poin sebanyak yang didapatkan Veda kali ini. Ia berhasil melampaui catatan terbaik Mario Aji pada tahun 2022 yang hanya mampu finis di posisi ke-14 dengan raihan dua poin.

Berikut adalah perbandingan statistik pencapaian pembalap Indonesia di Moto3 Mandalika:

PSIM Siap Luncurkan Tim Baru serta Jersey Resmi, Mengusung Semangat Njaga Marwah dan Ngrumat Sejarah Klub
Baca juga:
PSIM Siap Luncurkan Tim Baru serta Jersey Resmi, Mengusung Semangat Njaga Marwah dan Ngrumat Sejarah Klub
Pembalap Tahun Posisi Finis Poin
Mario Aji 2022 14 2
Fadillah Arbi Aditama 2023 17 0
Mario Aji 2023 25 0
Fadillah Arbi Aditama 2024 DNF 0
Veda Ega Pratama 2026 6 10

Keberhasilan ini membawa Veda naik ke peringkat ketujuh dalam klasemen sementara Moto3 2026, menggeser posisi Matteo Bertelle yang sebelumnya berada di urutan ketujuh dengan 109 poin. Kini, Veda mengoleksi 115 poin, hanya terpaut tipis dari Valentin Perrone yang berada di peringkat keenam dengan 123 poin.

Persaingan Sengit dan Masa Depan di Moto3 2026

Balapan di Mandalika sendiri memang menjadi medan tempur yang sangat kompetitif. Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team berhasil mengunci gelar juara dunia Moto3 2026 setelah memenangkan seri ini. Quiles tampil dominan sejak lap ketiga dan mengamankan 25 poin yang membuatnya tak terkejar di puncak klasemen. Sementara itu, David Almansa harus puas menempati posisi kedua di seri ini sekaligus mengunci posisi runner-up klasemen dunia.

Bagi Veda, hasil di veda ega pratama moto3 mandalika ini menjadi modal yang sangat berharga. Dengan lima seri balapan yang masih tersisa di Australia, Malaysia, Qatar, Portugal, dan Spanyol, peluang bagi pembalap muda Indonesia ini untuk terus merangkak naik di klasemen sangatlah terbuka lebar. Dukungan penuh dari publik Indonesia diharapkan menjadi energi tambahan bagi Veda untuk terus mengukir prestasi di sisa musim ini.

Bobotoh Persib dan suporter Persijap Jepara berdampingan, Marc Klok menyampaikan apresiasi tulus atas dukungan mereka di setiap laga
Baca juga:
Bobotoh Persib dan suporter Persijap Jepara berdampingan, Marc Klok menyampaikan apresiasi tulus atas dukungan mereka di setiap laga

Pencapaian Veda Ega Pratama di Mandalika bukan hanya tentang angka dan poin, melainkan tentang pembuktian kualitas pembalap Asia di kancah dunia. Dengan kemampuan mengelola tekanan dan strategi balapan yang matang, ia telah menempatkan standar baru bagi generasi pembalap Indonesia berikutnya untuk berani bermimpi besar di ajang MotoGP dan Moto3.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan