Kabar YPU – 07 Oktober 2026 | Perjalanan panjang Tim Nasional Indonesia di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya mencapai puncak kejayaan yang mengharukan. Di tengah sorak-sorai pendukung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, nama rizky ridho mencuat sebagai salah satu pahlawan yang memberikan kontribusi krusial dalam membawa pulang trofi juara ke tanah air. Kemenangan dramatis atas Thailand melalui babak adu penalti ini tidak hanya sekadar kemenangan olahraga, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan sepak bola Indonesia setelah penantian selama 35 tahun.
Pertandingan final yang berlangsung pada Senin (5/10/2026) tersebut menyuguhkan drama luar biasa. Setelah bermain imbang 1-1 selama waktu normal, intensitas pertandingan meningkat saat memasuki babak tambahan waktu. Situasi sempat terasa mencekam bagi publik sepak bola tanah air ketika Thailand berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 pada menit ke-110. Namun, mentalitas juara skuad Garuda teruji di saat kritis tersebut.
Dalam momen krusial tersebut, rizky ridho menunjukkan ketenangan dan visi bermain yang luar biasa. Pemain yang telah mengantongi 58 caps untuk Timnas ini terlibat dalam skema serangan yang menentukan. Umpan tarik yang dilepaskan oleh Ridho berhasil dimanfaatkan oleh Elkan Baggott untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-116. Ketegangan berlanjut hingga babak adu penalti, di mana Indonesia akhirnya berhasil menang dengan skor 4-2, memastikan gelar juara edisi perdana FIFA ASEAN Cup resmi milik Indonesia.
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Rizky Ridho mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini. “Alhamdulillah Ya Allah, bukan mimpi lagi,” ungkapnya dengan penuh emosi. Bagi Ridho, ini adalah bentuk penebusan sekaligus pencapaian pribadi yang manis, mengingat ia pernah merasakan pahitnya kekalahan di final Piala AFF 2020 melawan tim yang sama, Thailand.
Keberhasilan ini juga membawa kebanggaan besar bagi dunia pendidikan. Di luar lapangan hijau, Rizky Ridho dikenal sebagai mahasiswa berprestasi di Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura). Rektor Umsura, Prof. Mundakir, menyatakan rasa bangganya karena Ridho mampu menyeimbangkan karier profesionalnya sebagai pesepak bola dengan tanggung jawab akademiknya. Saat ini, Ridho tengah berada di tahap akhir penyelesaian skripsi pada program studi S1 Manajemen.
Berikut adalah ringkasan capaian Timnas Indonesia dalam turnamen ini:
- Pencapaian Utama: Juara FIFA ASEAN Cup 2026.
- Laga Final: Indonesia vs Thailand (Skor 2-2, Menang Adu Penalti 4-2).
- Catatan Sejarah: Gelar juara tim senior pertama sejak medali emas SEA Games 1991.
- Pemain Kunci: Ragnar Oratmangoen (Pencetak gol pembuka) dan Rizky Ridho (Kontributor kunci di laga final).
Selain prestasi olahraga dan akademik, sisi personal Ridho juga menarik perhatian publik. Kehadiran sosok Sendy Aulia, yang dikenal sebagai pendukung setianya, sempat viral setelah ia memberikan doa terbaik bagi sang suami selama kompetisi berlangsung. Dukungan moral dari orang terdekat tampaknya menjadi salah satu faktor penguat mental Ridho di lapangan.
Ke depan, tantangan besar telah menanti skuad Garuda. Setelah merayakan gelar juara ASEAN, Indonesia dijadwalkan akan berlaga di Piala Asia 2027 yang akan diselenggarakan di Arab Saudi pada Januari 2027. Dalam turnamen tersebut, Indonesia tergabung dalam Grup F bersama kekuatan besar seperti Thailand, Qatar, dan Jepang. Dengan momentum kemenangan ini, diharapkan mentalitas juara yang telah terbentuk dapat terus dibawa untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

Leave a comment