Skip to content

Magis Michael Olise: Sang ‘Super Joker’ yang Mengubah Wajah Prancis di Bawah Komando Zidane

Magis Michael Olise: Sang 'Super Joker' yang Mengubah Wajah Prancis di Bawah Komando Zidane
Magis Michael Olise: Sang 'Super Joker' yang Mengubah Wajah Prancis di Bawah Komando Zidane

Kabar YPU – 06 Oktober 2026 | Stade de France menjadi saksi bisu keajaiban sepak bola saat michael olise tampil sebagai pahlawan dalam laga krusial UEFA Nations League melawan Belgia. Pemain bintang Bayern Munich tersebut membuktikan kelasnya sebagai pemain pengganti paling mematikan saat ia masuk ke lapangan pada menit ke-60 dalam kondisi tim sedang tertinggal. Dengan performa yang luar biasa, ia tidak hanya membantu Prancis bangkit dari keterpurukan, tetapi juga memastikan kemenangan dramatis yang mengukuhkan dominasi tim asuhan Zinedine Zidane.

Pertandingan sejatinya berjalan sangat alot dan penuh ketegangan. Prancis, yang tampil dominan melalui penguasaan bola hingga 61%, sempat menemui jalan buntu saat menghadapi blok pertahanan rapat Belgia. Kegagalan lini serang untuk membongkar pertahanan lawan justru berbuah petaka. Pada menit ke-35, Belgia berhasil mengejutkan tuan rumah melalui aksi Dodi Lukebakio yang memanfaatkan umpan terobosan dari Romeo Lavia, mengubah skor menjadi 0-1.

Trent Alexander-Arnold Bersinar, Inggris Bungkam Czechia 2-0 di UEFA Nations League
Baca juga:
Trent Alexander-Arnold Bersinar, Inggris Bungkam Czechia 2-0 di UEFA Nations League

Zinedine Zidane, yang kini memimpin Les Bleus, menunjukkan kecemerlangan taktisnya dari bangku cadangan. Ia memutuskan untuk memasukkan beberapa amunisi segar, termasuk Rayan Cherki, Desire Doue, dan sang penyelamat, michael olise. Perubahan ini seketika mengubah ritme permainan. Kehadiran Olise di sisi kanan lapangan memberikan kecepatan dan kreativitas yang selama ini hilang dari permainan Prancis.

Kebangkitan Prancis terjadi dalam rentetan waktu yang sangat singkat dan intens. Berikut adalah kronologi perubahan skor yang membalikkan keadaan:

Mimpi Buruk di Premier League: Coventry City Hancur Lebur 0-5 di Tangan Brighton
Baca juga:
Mimpi Buruk di Premier League: Coventry City Hancur Lebur 0-5 di Tangan Brighton
Menit Pemain Aksi Skor
35′ Dodi Lukebakio Tendangan kaki kiri ke pojok gawang 0-1
77′ Desire Doue Tendangan jarak jauh setelah umpan Olise 1-1
81′ Rayan Cherki Penyelesaian klinis setelah skema serangan Olise 2-1
88′ Michael Olise Gol pertama dari aksi individu 3-1
90+1′ Michael Olise Gol kedua menutup kemenangan 4-1

Peran michael olise dalam laga ini hampir mustahil untuk diabaikan. Ia terlibat langsung dalam tiga gol Prancis: memberikan assist untuk gol penyama kedudukan Desire Doue dan gol Rayan Cherki, sebelum akhirnya mencetak dua gol kemenangan secara beruntun di menit-menit akhir. Kemampuannya dalam mengeksploitasi ruang sempit dan ketenangannya di depan gawang membuat lini pertahanan Belgia yang dipimpin oleh Mark van Bommel tampak kewalahan.

Secara statistik, Prancis melakukan gempuran yang sangat masif di akhir laga dengan total 24 tembakan, di mana 9 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Hal ini berbanding terbalik dengan Belgia yang hanya mampu melepaskan 5 tembakan sepanjang pertandingan. Dominasi ini menunjukkan bahwa kedalaman skuad Prancis di bawah arahan Zidane jauh lebih unggul dibandingkan lawan mereka.

Drama Tanpa Gol di Abe Lenstra Stadion: Heerenveen Gagal Taklukkan Perlawanan Gigih Telstar
Baca juga:
Drama Tanpa Gol di Abe Lenstra Stadion: Heerenveen Gagal Taklukkan Perlawanan Gigih Telstar

Kemenangan 4-1 ini membawa Prancis memimpin klasemen Grup 1 Nations League dengan koleksi 10 poin dari empat pertandingan. Hasil ini memberikan angin segar bagi ambisi Les Bleus untuk melaju ke babak perempat final. Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Belgia yang kini tertahan di posisi sulit dengan 6 poin.

Performa gemilang ini juga menjadi sinyal kuat bagi masa depan tim nasional Prancis. Dengan hadirnya talenta muda seperti Olise dan Doue yang mampu memberikan dampak instan, era baru sepak bola Prancis di bawah Zidane terlihat sangat menjanjikan. Keberanian Zidane untuk mengandalkan pemain muda dalam situasi tertekan terbukti menjadi kunci keberhasilan yang mengubah rasa frustrasi menjadi euforia kemenangan di Stade de France.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan