Skip to content

Rentetan Gempa Mengguncang Indonesia: Dari Sumba Barat Daya hingga Sulawesi Utara, Waspada Kerusakan Bangunan!

Rentetan Gempa Mengguncang Indonesia: Dari Sumba Barat Daya hingga Sulawesi Utara, Waspada Kerusakan Bangunan!
Rentetan Gempa Mengguncang Indonesia: Dari Sumba Barat Daya hingga Sulawesi Utara, Waspada Kerusakan Bangunan!

Kabar YPU – 05 Oktober 2026 | Indonesia kembali diuji dengan serangkaian aktivitas seismik yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Laporan terbaru mengenai bmkg gempa bumi menunjukkan adanya pergerakan tektonik di berbagai wilayah, mulai dari Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, hingga Jawa Barat dan Yogyakarta, yang memicu kekhawatiran warga terkait potensi kerusakan infrastruktur.

Peristiwa paling signifikan terjadi di wilayah Pantai Barat Daya Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Gempa bumi yang awalnya tercatat bermagnitudo 6,1, kemudian dimutakhirkan oleh BMKG menjadi M5,9. Gempa ini mengguncang pada Minggu (4/10/2026) pukul 05.55.52 WIB dengan pusat di laut pada koordinat 9,84° LS dan 118,90° BT, atau sekitar 59 km arah Barat Daya Kodi, dengan kedalaman 30 km.

Janice Tjen Gagal Melaju Lebih Jauh di US Open setelah Kalah dari Unggulan Kelima, Mengakhiri Harapannya di Turnamen Grand Slam
Baca juga:
Janice Tjen Gagal Melaju Lebih Jauh di US Open setelah Kalah dari Unggulan Kelima, Mengakhiri Harapannya di Turnamen Grand Slam

Plh Deputi Bidang Geofisika BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal yang diduga kuat akibat aktivitas Sesar Waikabubak dengan mekanisme pergerakan turun (normal fault). Dampak dari guncangan ini cukup terasa, terutama di wilayah Kodi Balaghar, Kodi Bangedo, dan Kodi yang merasakan skala VI MMI. Guncangan kuat tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga dan fasilitas sekolah di Desa Perokonda, Kecamatan Kodi. Selain gempa utama, tercatat sebanyak 62 gempa susulan dengan magnitudo berkisar antara M1,5 hingga M4,3 telah terjadi di wilayah tersebut.

Selain di NTT, aktivitas bmkg gempa bumi juga tercatat di beberapa wilayah lainnya dalam rentang waktu yang berdekatan:

Panduan Ibadah: Simak Jadwal Salat di Berbagai Wilayah Indonesia pada Rabu 23 September 2026
Baca juga:
Panduan Ibadah: Simak Jadwal Salat di Berbagai Wilayah Indonesia pada Rabu 23 September 2026
  • Pulau Karatung, Sulawesi Utara: Pada Senin (5/10/2026) pukul 13.14 WIB, gempa bermagnitudo 4,9 mengguncang wilayah ini dengan kedalaman 56 km. Episentrum berada 28 km di selatan Pulau Karatung.
  • Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat: Gempa bermagnitudo 4,0 terjadi pada Minggu (4/10/2026) malam di laut, sekitar 56 km Tenggara Kabupaten Sukabumi. Guncangan dirasakan di wilayah Lengkong, Waluran, dan Cimanggu dengan skala III MMI.
  • Perairan Kulon Progo, Yogyakarta: Gempa berkekuatan M2,7 terjadi pada Senin (5/10/2026) siang, berpusat 98 km selatan Kulon Progo dengan kedalaman 33 km.

Berikut adalah ringkasan data gempa yang dilaporkan dalam periode tersebut:

Lokasi Magnitudo Waktu Kejadian Kedalaman
Sumba Barat Daya, NTT 5,9 04/10/2026, 05:55 WIB 30 km
Pulau Karatung, Sulut 4,9 05/10/2026, 13:14 WIB 56 km
Kabupaten Sukabumi, Jabar 4,0 04/10/2026, 21:47 WIB –
Kulon Progo, DIY 2,7 05/10/2026, 12:14 WIB 33 km

Menanggapi rentetan kejadian ini, pihak BMKG memberikan imbauan serius kepada masyarakat. Terkait gempa di Sumba Barat Daya, meskipun tidak menunjukkan potensi tsunami, warga diminta untuk mewaspadai bangunan yang mengalami keretakan. Bangunan yang retak akibat guncangan memiliki risiko tinggi untuk runtuh sewaktu-waktu. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu memantau informasi resmi dari bmkg gempa bumi guna menghindari berita bohong atau hoaks yang dapat memicu kepanikan berlebih.

Harga emas Antam pada Sabtu melonjak Rp4.000 per gram, mencapai Rp2,604 juta, mencerminkan tren kenaikan pasar logam mulia
Baca juga:
Harga emas Antam pada Sabtu melonjak Rp4.000 per gram, mencapai Rp2,604 juta, mencerminkan tren kenaikan pasar logam mulia

Secara keseluruhan, aktivitas seismik yang meningkat ini merupakan bagian dari dinamika tektonik di Indonesia. Kewaspadaan terhadap struktur bangunan dan kesiapsiagaan menghadapi gempa susulan menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa maupun kerugian materiil di masa mendatang.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan