Kabar YPU – 05 Oktober 2026 | Pertandingan panas bertajuk Derby Andalas dalam lanjutan pekan keempat Pegadaian Championship 2026/2027 berakhir dengan drama besar. Duel sengit antara semen padang vs psps yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Minggu (4/10/2026) malam, tidak hanya menyuguhkan persaingan ketat di lapangan, tetapi juga berujung pada keputusan drastis manajemen klub. PSPS Pekanbaru sukses mencuri tiga poin penting setelah menundukkan Semen Padang FC dengan skor tipis 1-0.
Sejak peluit pertama dibunyikan, tensi pertandingan langsung memuncak. Semen Padang yang bertindak sebagai tuan rumah mencoba mendominasi penguasaan bola dengan mengandalkan kreativitas pemain berpengalaman seperti Stefano Lilipaly dan Ilija Spasojevic. Namun, pertahanan disiplin yang dibangun oleh skuat Askar Bertuah di bawah komando pelatih Akhyar Ilyas membuat upaya Kabau Sirah selalu menemui jalan buntu di lini depan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72. Berawal dari kesalahan fatal bek Semen Padang, Safrudin Tahar, dalam mengontrol bola, Hamzah Depa dengan sigap menyambar bola tersebut. Kejelian Hamzah memberikan umpan matang yang kemudian diselesaikan dengan sempurna oleh pemain pengganti, Dimas Wicaksono, yang berhasil mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan PSPS Pekanbaru. Skor ini bertahan hingga laga berakhir setelah drama peninjauan VAR terkait insiden Antonio Gamaroni yang hanya berbuah kartu kuning.
Hasil akhir dari laga semen padang vs psps ini memberikan dampak yang sangat kontras bagi kedua tim. Bagi PSPS Pekanbaru, kemenangan ini merupakan raihan ketiga secara beruntun yang mengantarkan mereka ke posisi kedua klasemen sementara Grup Barat dengan koleksi 9 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen, PSMS Medan. Sementara itu, bagi Semen Padang, kekalahan ini menjadi pukulan telak yang memicu evaluasi besar-besaran.
Tak butuh waktu lama bagi manajemen Semen Padang FC untuk mengambil tindakan tegas. Menyusul hasil minor dalam laga semen padang vs psps tersebut, pihak manajemen secara resmi mengumumkan pemecatan pelatih kepala mereka, Nil Maizar. Melalui pernyataan resmi di akun Instagram klub, manajemen menyatakan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi mendalam terhadap performa tim yang dinilai belum konsisten meski memiliki kedalaman skuad yang mewah.
Berikut adalah ringkasan statistik dan dampak hasil pertandingan:
| Keterangan | Detail Pertandingan |
|---|---|
| Skor Akhir | Semen Padang 0 – 1 PSPS Pekanbaru |
| Pencetak Gol | Dimas Wicaksono (72′) |
| Lokasi | Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi |
| Status Pelatih Semen Padang | Nil Maizar (Dipecat) |
| Posisi PSPS di Klasemen | Peringkat 2 Grup Barat (9 Poin) |
Nil Maizar, yang merupakan sosok berpengalaman dan pernah melatih Timnas Indonesia pada periode 2012-2013, meninggalkan Semen Padang dengan catatan dua kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan sejak ditunjuk pada Juni lalu. Manajemen klub menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Nil Maizar dan mendoakan kesuksesan bagi karier pelatih berusia 56 tahun tersebut di masa depan.
Kini, Semen Padang FC tengah berada dalam masa transisi krusial untuk mencari sosok pengganti yang mampu membawa kembali stabilitas performa tim. Di sisi lain, PSPS Pekanbaru kini bersiap menghadapi tantangan besar berikutnya dengan menjamu PSMS Medan pada 11 Oktober mendatang, sebuah laga yang diprediksi akan menjadi penentu siapa yang berhak memimpin klasemen sementara Grup Barat.
Kekalahan dalam laga semen padang vs psps ini menjadi peringatan keras bagi tim Kabau Sirah bahwa kualitas individu pemain tidak akan berarti tanpa konsistensi kolektif. Bagi PSPS, momentum kemenangan ini adalah modal berharga untuk terus merangkak naik menuju puncak klasemen.

Leave a comment