Skip to content

Pesta Gol di Monumental: Argentina Hancurkan Burkina Faso 7-0, Menuju Perpisahan Emosional Lionel Messi

Pesta Gol di Monumental: Argentina Hancurkan Burkina Faso 7-0, Menuju Perpisahan Emosional Lionel Messi
Pesta Gol di Monumental: Argentina Hancurkan Burkina Faso 7-0, Menuju Perpisahan Emosional Lionel Messi

Kabar YPU – 04 Oktober 2026 | Stadion Monumental di Buenos Aires menjadi saksi bisu dominasi mutlak tim nasional argentina dalam laga persahabatan internasional melawan Burkina Faso pada Sabtu malam. Tim berjuluk La Albiceleste ini tampil tanpa ampun dengan melumat tim tamu melalui skor mencolok 7-0. Kemenangan ini bukan sekadar torehan angka, melainkan panggung bagi para talenta muda untuk menunjukkan taring mereka sebelum dunia bersiap menyaksikan momen bersejarah perpisahan sang legenda, Lionel Messi.

Pertandingan ini berjalan dengan dinamika yang cukup unik. Burkina Faso, yang berada di peringkat 62 FIFA, tampil dengan kekuatan yang tidak maksimal. Hal ini disebabkan oleh kendala logistik perjalanan yang membuat para pemain utama mereka menolak untuk berangkat ke Amerika Selatan. Akibatnya, tim Afrika tersebut hanya mengandalkan mayoritas pemain dari kategori usia di bawah 23 tahun (U-23) yang tiba di Buenos Aires hanya beberapa jam sebelum kick-off.

Rekor Pecah! Nottingham Forest Resmi Amankan Liam Delap dari Chelsea dengan Mahar Fantastis
Baca juga:
Rekor Pecah! Nottingham Forest Resmi Amankan Liam Delap dari Chelsea dengan Mahar Fantastis

Sejak menit awal, Argentina langsung mengambil kendali permainan. Gol pembuka tercipta pada menit keempat melalui eksekusi penalti Lautaro Martínez setelah terjadi pelanggaran keras oleh Moumoune Diallo terhadap Agustin Giay. Meskipun kiper Razak Guira sempat menepis tendangan kapten Inter Milan tersebut, bola muntah langsung disambar oleh Martínez untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Dominasi tuan rumah semakin tak terbendung dalam waktu singkat. Pada menit kedelapan, Burkina Faso mencatatkan gol bunuh diri melalui pemainnya, Diallo, setelah mencoba menghalau umpan silang Julián Álvarez. Tak lama berselang, pada menit ke-12, Gianluca Prestianni mencetak gol debutnya untuk tim senior setelah bekerja sama apik dengan Lautaro Martínez, membuat skor menjadi 3-0 sebelum laga berjalan seperempat jam.

Berikut adalah rincian pencetak gol dalam laga tersebut:

Drama di Coloso de Santa Ursula: Gol Dramatis Sarrafiore dan Adu Mulut Panas Miguel Herrera
Baca juga:
Drama di Coloso de Santa Ursula: Gol Dramatis Sarrafiore dan Adu Mulut Panas Miguel Herrera
  • Lautaro Martínez (Menit ke-4, Penalti)
  • Moumoune Diallo (Menit ke-8, Gol Bunuh Diri)
  • Gianluca Prestianni (Menit ke-12)
  • Nicolás Paz (Menit ke-35)
  • Julián Álvarez (Menit ke-35+)
  • Franco Mastantuono (Babak Kedua)
  • Giuliano Simeone (Babak Kedua)

Memasuki babak kedua, pelatih Lionel Scaloni melakukan rotasi pemain untuk memberikan kesempatan bagi skuad muda. Meski intensitas permainan sedikit menurun, Argentina tetap tampil klinis. Franco Mastantuono dan Giuliano Simeone turut mencatatkan nama mereka di papan skor, memastikan kemenangan besar ini tetap terjaga hingga peluit akhir berbunyi.

Di luar lapangan, atmosfer di Stadion Monumental sangat meriah. Tak hanya suporter setia, sejumlah figur publik seperti produser teater ternama Flavio Mendoza juga tampak hadir untuk memberikan dukungan kepada tim nasional. Kemenangan ini juga memicu gelombang reaksi di media sosial, di mana para penggemar membanjiri platform X dengan berbagai meme lucu terkait dominasi telak tim argentina malam itu.

Lionel Scaloni, dalam konferensi pers setelah laga, menekankan pentingnya profesionalisme meskipun menghadapi lawan yang sedang mengalami kendala. Ia menegaskan bahwa pemainnya tidak boleh bersikap santai karena menjaga kehormatan seragam tim nasional adalah prioritas utama. Scaloni juga memberikan pujian mendalam bagi Lionel Messi, menyatakan bahwa sensasi yang dibawa Messi ke dalam lapangan adalah sesuatu yang tidak akan pernah bisa digantikan oleh pemain mana pun.

Kabar Buruk bagi Real Madrid: Kylian Mbappé Alami Cedera Tendon Lutut Saat Bela Prancis
Baca juga:
Kabar Buruk bagi Real Madrid: Kylian Mbappé Alami Cedera Tendon Lutut Saat Bela Prancis

Laga selanjutnya akan menjadi momen yang paling dinantikan oleh seluruh pecinta sepak bola dunia. Argentina dijadwalkan akan menghadapi Benin pada hari Selasa mendatang. Pertandingan tersebut akan menjadi penutup resmi karier internasional Lionel Messi setelah perjalanan luar biasa selama 21 tahun bersama tim nasional. Menatap bulan November, Scaloni juga mengungkapkan bahwa perencanaan jadwal mendatang masih terbatas karena minimnya opsi lawan yang tersedia, namun ia tetap optimis untuk terus memberikan performa terbaik bagi tim.

Kemenangan telak ini membuktikan bahwa regenerasi pemain argentina berjalan dengan sangat baik. Dengan hadirnya nama-nama seperti Mastantuono dan Prestianni yang langsung menunjukkan ketajaman, masa depan sepak bola negara tersebut tampak sangat cerah meskipun sang maestro akan segera melangkah menuju gerbang pensiun dari tim nasional.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan